‘Mandi Balimau Kasai’ dalam rangka menyambut Ramadan 1438

Kundur News – Tanjungbatu – Ikatan Keluarga Kampar (IKK) Pulau Kundur, Kabupaten Karimun menggelar mandi Balimau Kasai dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1438 Hijriah/2017, Kamia (25/5) kemarin di pantai Gading Kelurahan Gading Sari Kecamatan Kundur.

Balimau Kasai adalah kegiatan tradisional masyarakat Kampar, Provinsi Riau.

Tradisi ini berasal dari dua suku kata Balimau yang berarti mandi dengan menggunakan limau atau jeruk. Sementara Kasai berarti wangi-wangian.

Tradisi ini biasanya dilaksanakan sehari menjelang masuknya bulan puasa sebagai simbol penyucian dan pembersihan diri menyambut bulan suci Ramadan.

Bulan suci Ramadhan sudah di depan mata. Di Indonesia, banyak tradisi yang dilakukan masyarakat untuk menyambut bulan penuh berkah ini. Salah satunya, tradisi Balimau, yaitu mandi dengan limau (jeruk nipis).

Balimau atau mandi dengan air limau ini, merupakan tradisi masyarakat Kampar. Tradisi ini dilakukan masyarakat tepat sehari sebelum masuknya Ramadhan.

Ketua Ikatan Keluarga Kampar (IKK)  Kundur Faizal dihubungi Awak Media, Jumaat (26/5) sore, di kundur, menyampaikan bahwa baru saja telah menyelesaikan rangkaian kegiatan acara Balimau Kasai di Pantai Gading Kelurahan Gading Sari Kecamatan Kundir.

“Acara Balimau Kasai IKK Kundur diisi dengan kegiatan mandi Balimau yang telah disediakan bagi yang tua-tua, santunan anak yatim, permainan hiburan seperti tarik tambang dan perlombaan lainnya,” ujarnya.

Dijelaskan Faizal, bagi yang tua-tua itu, panitia telah menyiapkan limaunya untuk dibagikan kepada warga IKK Kundur.

“Kita siapkan limau untuk mandi Balimau Kasai lalu dibagikan kepada warga yang sudah tua-tua,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat Kampar di Kundur dalam menyambut bulan suci Ramadhan mengadakan acara Balimau Kasai di pantai Gading kelurahan Gading Sari sudah berdatangan dan berkumpul mulai pukul 10:00 WIB.

“Acara dimulai setelah habis sholat Dhuzur. Tertib acaranya diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an penutupan dan diakhiri dengan bersalam-salam sesama warga Kampar di Kundur,” tutupnya.*