Tembilahan — Rangka mengantisipasi terjadinya kenaikan harga bahan-bahan pokok dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1444/H dan pengendalian inflasi daerah, pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Indragiri Hilir, melalui Dinas perdagangan dan perindustrian kabupaten Indragiri Hilir mengelar operasi pasar, bertempat di Belakang Kantin Disperindag, Tembilahan, Rabu (15/3/2023) pagi

 

Saat pantauan awak media terlihat di lokasi pasar murah, kebutuhan bahan pokok yang tersedia, beras, minyak kemasan, minyak curah, gula pasir, telur, tepung telur, untuk bawang putih dan bawang merah, cabai terlihat kosong.

 

Saat diwawancarai awak media Kepala dinas perdagangan dan perindustrian kabupaten Indragiri Hilir (Disperindag) Marta Haryadi SH MH melalui kabit Disperindag Hj Salbiah mengatakan Pemda Inhil dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan pengendalian inflasi daerah mengelar operasi pasar murah kepada masyarakat.

 

“Kita berkerjasama dengan agen-agen dan kadin Inhil serta Bulog untuk menjual berbagai bahan pokok untuk dijual kepada masyarakat, Alhamdulillah masyarakat sangat antusias berbelanja di operasi pasar murah,” kata Hj Salbiah kepada awak media.

 

Mengenai harga bahan pokok Salbiah menjelaskan seperti harga telur di pasaran, sekitar Rp 52.000,00 per papan, namun di operasi pasar menjual telur per papan Rp 50.000. minyak goreng kemasan di pasar Rp 16.000 di operasi pasar Rp 15.000 dan minyak curah Rp 14.500 perliter. Dan Bulog menjual paket lengkap dengan Rp 90.000.

 

“Mudah-mudahan dengan adanya operasi pasar setidaknya masyarakat bisa membeli dengan harga yang agak miring dari pada di warung,” katanya.

 

Lebih lanjut dikatakannya, operasi pasar murah selama dua hari, untuk hari ini di kantin bekalang dinas Disperindag dan untuk tanggal 16 di parit 6 bundaran lokasi di halaman mesjid.

 

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk membeli barang secukupnya, bukan malah membeli dengan jumlah yang banyak. Karena masih banyak masyarakat yang ingin membeli.

 

Sementara itu pengunjung pasar murah ibu Misna mengatakan dengan adanya pasar murah ini sangat membantu kebutuhan bahan pokok.

 

‘Ya kami masyarakat sangat apresiasi terhadap operasi pasar murah yang diadakan oleh Pemda Inhil, mudah-mudahan kegiaatan serupa ini terus ada, apalagi sudah masuk bulan ramadhan biasanya banyak yang melonjak tajam harga-harga,” kata Ibu Misna.

 

Ia juga mengungkapkan kepada Disperindag agar lebih banyak yang di jual, sepeti bahan kebutuhan pokok lain-lainnya lagi.

 

“Ini kan cuman, minyak, beras, gula pasir, tepung, dan telur, seperti bawang, merah dan putih seperti cabe, daging ayam, kosong tapi dengan ini juga kami sudah bersyukur mudah-mudahan barang pokok saat bulan Ramadhan tidak begitu meroket tinggi dan melalui Disperindag dapat mengawasi harga-harga di pasar,” pungkasnya.