minyak-kelapa-coconut-oil
Ilustrasi Minyak kelapa

Kundur News – Minyak kelapa selain sebagai bahan untuk menggoreng pada masakan, khasiat yang terkandung didalamnya juga baik bagi penderita diabetes.

Berikut ulasannya yang dikutip dari Metrotvnews.

1. Membantu pencernaan
Efek diabetes memengaruhi hampir seluruh organ tubuh, termasuk liver yang berperan dalam pengeluaran cairan empedu dan enzim pencernaan lainnya. Fungsi liver yang buruk dapat membatasi sekresi empedu dan enzim yang nantinya akan memperlambat proses pencernaan.

Makanan tinggi lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan penghambatan metabolisme dapat menaikkan berat badan. Minyak kelapa, di satu sisi, memiliki triasigliserol rantai medium yang dapat memecah dan mencerna makanan lebih mudah. Keuntungan tersebut membantu mempermudah penyebaran energi dan menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

2. Membantu manajemen berat badan
Sebuah studi menunjukkan bahwa minyak dengan triasigliserol rantai medium dapat membantu manajemen dan pengaturan berat badan. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition mengujicoba 40 pria dan wanita kegemukan yang dibagi dalam dua kelompok dan diminta mengkonsumsi minyak zaitun dan minyak triasigliserol rantai medium sebagai program diet mereka.

Hasilnya,  mereka yang mengkonsumsi minyak triasigliserol rantai medium kehilangan berat badan lbih cepat dibandingkan mereka yang mengkonsumsi minyak zaitun. Artinya, minyak triasigliserol rantai medium (yaitu minyak kelapa) dapat membantu dalam manajeemn berat badan dan penurunan lemak pada penderita diabetes, yang turut berpengaruh pada penurunan kadar gula darah, sehingga kondisi akan lebih baik.

3. Mengontrol kolesterol
Sebuah studi yang dipublikasi dalam jurnal Lipids menyatakan bahwa wanita dengan obesitas perut dan lingkar pinggang lebih dari 88 cm yang diberikan minyak kelapa mengalami peningkatan kolesterol baik (HDL) dan penurunan kolesterol buruk (LDL). Studi tersebut dilakukan selama 12 minggu dengan melibatkan 40 wanita berusia 20-40 tahun.

Untuk analisa yang lebih baik, para partisipan dibagi menjadi dua kelompok dimana mereka diminta mengkonsumsi suplemen berisi minyak kedelai atau minyak kelapa masing-masing 30 ml. Meskipun indeks massa tubuh kedua kelompok menurun, kelompok yang menggunakan minyak kelapa mengalami penurunan kolesterol total dan obesitas perut juga. Artinya, minyak kelapa manjur dalam hal penurunan berat badan dan mengontrol kolestrol.*