Kundurnews – JAKARTA – Paguyuban Warga Betawi memberikan dukungan kepada calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ketua Paguyuban Warga Betawi, Rawiyan Dulloh (67), mengatakan dalam anggaran dasar organisasinya tidak mengatur harus memilih pemimpin dengan memandang suku dan agama. Kerja Ahok mengatasi banjir mendapatkan apresiasi dari Rawiyan.

“Suku boleh berbeda, agama boleh berbeda pandangan pendapat yuk bersatu membangun Betawi. Ternyata penglihatan saya yang ada di Betawi membangun Betawi sekarang tidak banjir, mengurangi ekonomi lemah, pengangguran kurang ini atas nama kepemimpinan Pak Ahok,” ucap Rawiyan di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).

Warga Bambu Apus, Jakarta Timur ini akan menyarankan kepada seluruh anggota organisasinya untuk memilih pasangan calon nomor dua ini.

Sehingga dia meminta kepada seluruh warga Betawi untuk tetap datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 15 Februari 2017 mendatang.

Rawiyan mengungkapkan, tidak perlu lagi ada upaya untuk melakukan aksi penolakan terhadap Ahok.

Sebab dia mengharapkan pesta demokrasi ini berjalan dengan aman dan tertib hingga usai. Jika sampai ricuh maka pada akhir akan merugikan warga Betawi.

“Kita semua kawal atas pilkada ini aman di kawasan Betawi karena kalau Betawi tidak aman yang repot kita semua. salah satunya aparat. kita kawal, saya sebagai putra Betawi tidak adalagi iming-iming atau terkecoh kepada yang lain. Masalah anggota kurang lebih, kalau bangsa 1 juta pasti ada karena ada 11 suku,” tuturnya.*

 

(tribunnews)