Simakrama (Open House) di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng Sabtu (29/7)
Simakrama (Open House) di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng Sabtu (29/7)

Kundur News – Denpasar – Pembangunan Bandar Udara Bali Utara hingga kini masih menunggu keputusan dari Kementerian Perhubungan. Hingga saat ini Kementerian Perhubungan belum menentukan pemrakarsa proyek yang akan ditunjuk untuk melakukan pembangunan. Hal tersebut diungkapkan oleh  Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat Simakrama (Open House) di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng Sabtu (29/7).

Menurut Pastika, saat ini terdapat 2 (dua) pemrakarsa proyek yang telah siap untuk melaksanakan pembangunan Bandara di Bali Utara tersebut. Pemrakarsa tersebut diantaranya PT. Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti dan PT. Pembangunan Bali Mandiri (PEMBARI). Sedangkan untuk  lokasi sudah mengerucut di wilayah Kubutambahan.

“saat ini sudah dalam tahap menunggu penunjukan siapa pihak yang akan melaksanakan pembangunan itu. Ada Dua pihak (Pemrakarsa-red) yang sudah siap untuk membangun, yang pihak Satu akan membangun di Darat dan pihak Satu lagi akan berada di laut. Tentu kalau di darat harus diperhatikan semua aspeknya, kan harus dipikirkan rumah warga, sawah, lahan produktif, pura dan yang lainnya juga,” ujar Pastika.

Rencana pembangunan Bandara di Kabupaten Buleleng diharapkan sebagai solusi atas ketimpangan pembangunan antara Bali Utara dengan Bali Selatan. Terlebih hal itu sudah sejak lama diwacanakan, sehingga masyarakat mempertanyakan sudah sejauh mana progres dari rencana tersebut.

Pastika mengaku telah beberapa kali mengirimkan surat kepada Kementerian Perhubungan agar segera menentukan siapa yang akan melaksanakan pembangunan tersebut. Bandara yang akan dikerjakan oleh pihak swasta tersebut diharapkan bisa segera terwujud.Ke-halaman_selanjutnya