Pengakuan-Warga-Terhadap-Tewasnya-Satu-Keluarga-Dengan-Tembakan

Palembang – Warga di Komplek Villa Kebun Sirih, Jalan Said Toyib, Kelurahan Bukit Sangkal, Kalidoni, Palembang, heboh dengan tewasnya satu keluarga dengan luka tembak di kepala, Rabu (24/10).

Meski permasalahan tersebut sudah ditangani pihak berwajib, warga hanya menduga-duga,” apakah bunuh diri atau penyebab lain,”.

Fransiskus tewas dengan menggenggam senjata api jenis revolver, dan Polisi juga menemukan enam selongsong peluru di rumah korban.

BACA :  Kronologis Penemuan Mayat di Pantai Gading

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Budi Suryanto mengatakan, senjata api dan selongsong menjadi barang bukti dugaan penyebab tewasnya satu keluarga tersebut.

“Untuk senjata apai kami serahkan ke Labfor untuk uji balistik. Apakah senjata itu organik atau tidak atau juga modifikasi dari air softgun,” tegas Budi, Rabu (24/10).

Sebagai bukti tambahan, penyidik juga akan membuka rekaman CCTV yang terpasang di rumah korban. Seprey dan juga kertas yang diduga ditulis Fransiskus sebelum tewas.

BACA :  Kronologis Penemuan Mayat di Pantai Gading

Menurut penuturan warga sekitar menyebutkan, Fransiskus Xaverius Ong (47), kesehariannya dikenal pria ramah dan sangat perhatian kepada tetangga.

Kakak korban, Effendi (50), tidak mengetahui permasalahan tersebut, dan mengaku sudah lama tidak bertemu dengan korban dan anak istrinya. Dia kaget dengar kabar kematian korban bersama seluruh keluarganya.

“Tiga bulan lalu kami bertemu. Kami tak menyangka kejadiannya seperti ini,” kata Effendi.*