253060_deklarasi-relawan-ukm-indonesia-untuk-jokowi-jk-_663_382

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bakery Indonesia (APEBI) Chris Hardijaya optimis penjualan bakery atau roti akan terus tumbuh di tahun depan. Pasalnya, Presiden Joko Widodo disebut sangat fokus pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dia mengungkapkan mayoritas atau 90 persen perusahaan roti adalah sektor UMKM. “2015 akan meningkat lagi karena ekonomi dan politik stabil. Pemerintah Jokowi memfokuskan UMKM. Satu bulan lalu saya sudah berbincang dengan beliau dan dia fokus pada UKM,” ucap Chris ketika ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (23/10).

Selain itu, tumbuhnya usaha bakery di Indonesia juga karena sulitnya produk asing masuk ke Indonesia. Chris menyebut, produk bakery Jepang sangat ingin masuk ke pasar Indonesia terutama pada retail modern.

“Produk Jepang sulit masuk ke Indonesia karena retail modern seperti Alfamart, Carrefour, Hypermart dan lainnya sudah punya produk sendiri. Produk ini tidak bisa masuk,” tegasnya.

Meski demikian, Chris mengakui penjualan roti pada 2014 sangat fluktuatif. Hal ini karena adanya hari raya serta Pemilu beberapa waktu lalu. Pasalnya, penjualan roti tidak meningkat karena konsumsi kampanye memakai nasi bungkus.

“Kalau potensi hampir dua digit tiap tahun. Tahun 2014 terkendala karena kenaikan listrik, LPG. Ini agak sedikit menghambat dan Pemilu. Kampanye membutuhkan makanan, mereka membutuhkan nasi bungkus. Tahun 2014 memang agak drop. 2015 akan stabil lagi,” tutupnya.