Polresta Pekanbaru ciduk 58 preman, geng motor & pasangan mesum

IMG_9627

 

 

Sebanyak 58 orang pemuda pemudi yang kerap membuat onar dan keresahan masyarakat diamankan Polresta Pekanbaru. Dalam razia premanisme ini, polisi bersama Satpol PP juga mengamankan puluhan kendaraan bermotor, preman hingga belasan pasangan tak resmi yang tengah berbuat mesum.

“Tadi malam kita lakukan serentak di enam kecamatan, di antaranya Kecamatan Limapuluh, Senapelan, Tampan, Payung sekaki, Rumbai dan Rumbai Pesisir,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Robert Harianto Watratan, kepada merdeka.com, Rabu (4/2) pagi.

Total yang diamankan, kata Robert, sebanyak 50 orang, terdiri dari belasan pasangan tak resmi, puluhan remaja yang diduga preman serta 30 ranmor yang digunakan untuk balapan liar, dan beberapa anggota geng motor, 11 Di antaranya merupakan wanita yang masih berusia belasan tahun.

Dari hasil pemeriksaan, salah seorang di antaranya merupakan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), tersangkut kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pembongkaran rumah di kecamatan Rumbai pada Agustus 2014 lalu.

“Buronan itu bernama Abu Bakar (44). Kita juga mendapati sejumlah minuman keras berupa tuak dan sebungkus plastik bening kosong yang diduga merupakan bekas bungkusan narkoba,” kata Robert.

Bahkan, razia yang dilakukan secara gabungan itu nantinya juga akan dilakukan secara berkelanjutan di beberapa lokasi lainnya di Pekanbaru. Sebanyak 350 personel jajaran Polresta Pekanbaru bersama dan Satpol PP dikerahkan, guna menekan angka kriminal seperti pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Puluhan orang yang terjaring razia tersebut dilakukan pendataan dan pembinaan terlebih dulu. Sementara puluhan unit sepeda motor yang disita diserahkan kepada Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru. Sepeda motor tersebut akan diperiksa kelengkapan surat, nomor mesin serta nomor rangkanya masing-masing.

“Kita melakukan penindakan terhadap premanisme, balap liar, prostitusi serta dalam rangka menciptakan kota Pekanbaru yang aman dan tertib dari para pelaku premanisme, jambret dan juga pelaku pelaku curas curat dan curanmor. Termasuk pelaku geng motor kami akan tindak tegas,” pungkas Robert.