Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1436 Hijriah yang jatuh hari ini, Sabtu, 25 Oktober 2014, Pemkab Bondowoso menggelar acara gelar rokatan agung yang ditandai pemotongan 98 buah tumpeng. Bahkan, ada satu tumpeng berukuran raksasa dengan ketinggian 2,5 meter. Tumpeng tersebut diarak dari SMA Negeri 2 Bondowoso menuju depan pendapa kantor bupati Jumat sore (24/10).

Hadir dalam acara itu para tamu dari Jepang yang kebetulan akan membeli kopi arabika kepada petani Sumberwringin, Bondowoso. Wakil Bupati Salwa Arifin mengatakan, sudah menjadi tradisi masyarakat Bondowoso menyambut kedatangan 1 Muharam dengan kegiatan festival Muharam. ”Untuk menyambutnya, pemkab melakukan rokatan agung,” katanya. Dalam rokatan agung itu pemkab menggerakkan ratusan pelajar SMA dan SMK se-Bondowoso.

Sekda Hidayat menambahkan, setiap menjelang pergantian tahun baru Islam, pemkab selalu menggelar acara festival Muharam. ”Ini merupakan ajang untuk mengenalkan potensi Bondowoso kepada masyarakat luas, baik masyarakat Bondowoso maupun luar Bondowoso,” terangnya.

Hidayat berjanji tetap mempertahankan dan melestarikan pelaksanaan festival Muharam di Bondowoso. Apalagi, dalam acara festival tersebut juga digelar pameran kerajinan yang dibuat perajin Bondowoso. Di antaranya pameran produk pertanian organik, produk kopi arabika, otomotif, pameran taman sekolah atau adiwiyata, produk hi-tech, dan produk sinema tiga dimensi.

Taufik Ardi Nugroho dari EO Top Nine mengatakan bahwa Festival Muharam Bondowoso 2014 dengan tema Bondowoso Bintang Gemintangbertujuan mengeksplorasi potensi yang dimiliki Bondowoso. Serta mengajak masyarakat Bondowoso mewujudkan harapan dan mimpinya akan Bondowoso yang lebih baik. ”Selain itu, kami mengajak masyarakat datang ramai-ramai ke acara festival Muharam yang dipusatkan di Alun-Alun Bondowoso,” ujarnya. (eko/sh/JPNN/c9/bh)