KUNDUR UTARA – Warga Kecamatan Kundur Utara dan sekitarnya geger atas temuan tengkorak manusia di Kampung Baru Kelurahan Tanjungberlian Kecamatan Kundur Utara, Minggu sore (13/5) sekira pukul 17.00 WIB.

Temuan tengkorak manusia itu pertama kali diketahui oleh seorang pria bernama Wak Abu. Sore itu dia mengaku akan menebas kebun, tapi ketika melintas di semak-semak matanya tertuju pada sebuah tulang yang ternyata ditemukan tengkorak kepala manusia yang sudah tak utuh.

Menurut penuturan warga sekitar, Armiyati menjelaskan, tengkorak ditemukan oleh warga bernama Wak Abu yang waktu itu akan melakukan aktifitas menebas di kebunnya. Dari sekitar temuan tengkorak dan tulang belulang itu didapati Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang terselip dibalik celana yang diduga dipakai oleh korban, karena masih membungkus tulang didalam kain celana berwarna hitam.

Berdasarkan data yang diperoleh dari identitas yang ditemukan, KTP dibuat pada tahun 2013 dan tertera sebuah nama Gunawan warga Selat Panjang – Riau kelahiran 30 Oktober 1953. Dengan alamat lengkap di Jalan Datuk Laksamana RT 002 RW 002 Kelurahan/Desa Sungai Rawa Kecamatan Sungai Apit. Korban beragama Budha dan bekerja sebagai buruh harian lepas.

Di lokasi ditemukannya tengkorak tersebut, terdapat pula beberapa tulang lainnya seperti tulang pinggang, pinggul, tulang iga, tulang bagian kaki yang masih tertutup celana panjang serta ada gigi palsu. Menurut warga sekitar, korban memiki sanak saudara di sekitar Tanjungbatu Kecamatan Kundur.

“Katanya ada pihak keluarga dari Tanjungbatu Kecamatan Kundur mau datang bawa ambulan sore tadi untuk mengambil tengkorak berikut tulang belulang yang ditemukan. Tapi saya tidak sempat melihat ada ambulan. Karena keburu pulang, hari sudah hampir gelap,” jelas Armiyati, Minggu malam (13/5).

Informasi didapat, korban dikabarkan sudah hilang sekitar setahun lalu. Namun kabar lain menyebutkan sudah tiga tahun menghilang dan tak kunjung ditemukan. Sampai berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.(*)