Tim pemadan berjibaku memadamkan api pada insiden ledakan kapal roro KM Sembilang di PT KMS, tiga orang tewas dan sembilan luka berat, Rabu (31/7)

KARIMUN – Tiga orang tewas dalam ledakan kapal roro KM Sembilang yang tengah docking, di areal PT Karimun Marine Shipyard (KMS) yang berlokasi di Parit Lapis Kelurahan Parit Benut Kecamatan Meral, Rabu pagi (31/7) pukul 09.30 WIB

Selain tiga korban meninggal dunia, ada sembilan korban ledakan yang saat ini masih dirawat intensif di dua rumah sakit berbeda.

Adapun korban tewas pertama kali bernama Sujra, warga Pangke Kecamatan Meral Barat. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, pria 26 tahun itu dirawat bersama sembilan rekannya yang juga korban ledakan. Ia meninggal saat dalam perawatan tim medis di Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) sekira pukul 12.00 WIB siang. Sedangkan dua korban tewas lainnya masih belum diketahui identitasnya. Karena kedua korban itu tewas terpanggang saat terjebak ketika kobaran api dari ledakan kapal makin membesar.

Jenazah dua korban yang tak bisa dikenali siapa keduanya itu baru bisa dievakuasi sekira pukul 15.00 WB, atau menunggu suhu panas kapal roro tersebut sedikit dingin. Sulitnya mengenai wajah korban karena hanya tinggal tulang saja. Sehingga tidak bsia dipastikan antara keduanya dikhawatirkan tertukar nama. Yang kemudian terpaksa menanti tim dari Polda Kepri untuk melakukan identifikasi jenazah.

Kemudian, sembilan orang lagi yang masih dalam perawatan antara lain bernama Mardanis, M Nur, Dedi D, Agung, Safarudin, Ramhan, Sudikun. Lalu Firman dan Arsyad terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani karena luka bakar yang dialaminya cukup parah, diatas 70 persen.

Jasad yang tewas atas nama Sujra telah dikebumikan pada Rabu malam Kamis (31/7) sekira pukul 18.45 WIB, yang jenazahnya langsung diantarkan oleh Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya ke lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPA).(*)