Kundurnews – Batam – Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membenarkan satu anggotanya tewas saat bentrok dengan Brimob di Batam. Selain itu, seorang warga sipil terkena tembakan peluru salah sasaran.

“Selain satu anggota TNI yang meninggal, ada seorang masyarakat sipil terkena tembakan,” kata dia di Polda Kepri, Batam, seperti dilansir Antara, Kamis (20/11).

Anggota TNI yang meninggal adalah Bripka JK Marpaung setelah tertembak dari belakang pada bagian punggung. Sementara warga sipil bernama Kamdani mengalami luka tembak pada bagian paha kanan dan mendapatkan perawatan di RS Otorita BP Batam, Sekupang.

“Semua biaya pengobatan akan kami tanggung. Kami juga akan menyelidiki jenis senjata yang digunakan untuk mengetahui korban terkena peluru nyasar dari siapa,” kata dia.

Kamdani merupakan pekerja bangunan di SD IT Insan Harapan yang posisinya berhadapan dengan Markas Brimob meski berjarak beberapa ratus meter.

Aksi bentrok antara oknum dua institusi mengakibatkan sejumlah kerusakan di Markas Brimob Polda Kepri. Selain banyak terdapat bekas tembakan, juga ada bekas pembakaran pada Barak Teratai.

Saat ini kondisi sudah kondusif setelah sejumlah petinggi TNI dan Polri melakukan pertemuan di Polda Kepri.