Kundur News – Karimun Kepri – Kos-kosan Hotel Alishan di Jl Raja Oesman Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riaum, tadi pagi Jum’at pukul 05.30 WIB (24/7/2015), terbakar.

Kejadian tersebut tentu saja membuat panik tamu kamar Hotel Alishan yang bangunannya berdempetan dengan kos-kosan serta warga sekitar. Melihat kejadian secara mendadak ini akhirnya tamu hotel, penghuni kos-kosan dan warga sekitarpun berhamburan lari keluar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, awal api berasal dari kamar salah seorang pekerja Pub Hotel Alisan terletak dilantai dasar atau bawah kos-kosan. Diketahui, kamar dengan nomor 268 tersebut dihuni oleh, Yuli (27) sudah lima bulan.

“Kamar saya dibakar oleh seseorang tidak dikenal,” kata Yuli saat ditemui yang kebinggungan dan panik mengnakan jaket dan celana pendek warna putih.

Dikatakan kamarnya sengaja dibakar seseorang, saat berangkat kerja pukul 19.30 WIB, dirinya sudah memastikan mengunci atau mengembok pintu kamar dari luar. Kemudian lanjutnya, peralatan elektonik telah dipadamkan, hanya lampu untuk menerangkan kamar saja yang dihidupkan.

“Sewaktu pulang kerja pukul 04.00 WIB pagi, mampir kekamar teman yang berada diujung dari kamar saya. Pada saat lewat depan kamar, pintunya masih tekunci seperti semula. Baru mengetahui kejadian tersebut, setelah mencium bau benda yang terbakar,” ungkapnya.

Dalam kejadian ini sambung Yuli, semua harta bendanya yang dimiliki dan tidak dapat ditaksirkan, ikut terbakar.

Sementara, Ayu pekerja restoran Hotel Alishan ketika dijumpai menyampaikan, saat kebakaran dirinya masih bekerja. Baru mengetahui jika kos-kosan terbakar pukul 06.30 WIB, setelah nafas terasa sesak, akibat asap.

“Kamar yang terbakar pertama ini dilantai bawah milik Yuli salah seorang pekerja Pub Hotel Alishan. Banyaknya kamar di kos-kosan yang ludes dilalap sijago merah, sekitar 20 unit,” tuturnya.

Pantuan dilapangan, tidak hanya membakar ludes kos-kosan, api juga menjalar sampai ke meeting room Hotel Alishan sebelah kiri dari depan hotel. Untungnya api yang menjalar itu cepat dapat dipadamkan, sehingga hotel tidak ikut terbakar.

Api yang menyala baru dapat dipadamkan sekitar hampir dua jam.Setelah datangnya mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Karimun, dibantu dengan lori air milik warga.

Masih dalam pantauan saat api dipadamkan, terdengar suara ledakan keras (tabung gas-red) dari salah satu kamar kos-kosan tersebut.

+
gk
Berita dari Karimun