Temu Nasional Guru Penulis
Temu Nasional Guru Penulis(TNGP) yang diselenggarakan di Jakarta pada 30 November hingga 1 Desember 2019.

Karimun – Sebanyak 26 guru mewakili Provinsi Kepulauan Riau mengikuti acara Temu Nasional Guru Penulis (TNGP) yang diselenggarakan di Jakarta pada 30 November hingga 1 Desember 2019. Dari 26 guru itu, sebanyak Delapan orang guru asal Bintan, Dua dari Batam, Delapan orang guru asal Kabupaten Karimun, dan Delapan dari Tanjungpinang.

Acara diselenggarakan Media Guru Indonesia itu mengajak guru-guru penulis pada program Sagusabu (satu guru satu buku).

Salah satu peserta guru asal Kundur-Karimun, Zulrahmini, sapaan Reni, menjelaskan, acara temu guru penulis seluruh Indonesia itu, dilakukan di Balai Kota DKI Jakarta, dengan serangkaian acara, salahsatunya pemberian penghargaan terhadap tokoh-tokoh literasi Nasional dan Daerah.

“Salah satu tokoh literasi Nasional diberikan kepada Kakandepag Kabupaten Bintan, bapak Erman zanudin, yang sangat konsen akan literasi di provinsi kepulauan Riau. Dan beberapa tokoh literasi daerah diberikan kepada Nurhayati dari Batam, Ermayati dari Bintan, Dedi, Ainun, yuni Hasnidar dari Karimun,” kata Reni, Selasa (03/12/2019).

Reni diketahui telah menghasilkan sebuah buku karyanya sendiri dengan judul ‘Iva Si Atresia Biller’. Sebuah karya tulis yang mengangkat kisah nyata tentang putri kecilnya yang mengidap penyakit Atresia Biller sejak lahir. Buku itu menceritakan tentang bagaimana dirinya melawan Atresia Biller yang dapat merenggut nyawa seseorang.

Temu Nasional Guru Penulis (2)

“Banyak karya-karya buku menarik lainnya dari rekan-rekan guru kita asal Kabupaten Karimun, khususnya dari Kundur,” kata Reni.

Selain Reni dari SDN003, peserta lainnya dari Kundur diwakili juga oleh Turiang S, Ainun, dari SMAN 5 Kundur Dan Memme Nini dari SMAN 3 Kundur.

Dikatakan Reni, pada acara terakhir, dilakukan kegiatan menulis yang dilakukan di dalam MRT di Jakarta, selanjutnya diakhiri dengan pertemuan bersama menteri Pendidikan, Nadiem Makarim di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.*