Gubernur Kepri Ansar Ahmad melakukan peninjauan stand bazar usai melakukan peresmian, bersama beberapa pejabat, dalam STQH Provinsi Kepri ke X di Coastal Area Karimun, Selasa sore (9/5)

KARIMUN – Sebagai rangkaian acara berikutnya dalam agenda Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) Provinsi Kepri ke-X di Kabupaten Karimun, Gubernur Kepri Ansar Ahmad resmi membuka stand bazar dan pameran di Astaka Utama Coastal Area, Kabupaten Karimun, Selasa sore (9/5).

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua TP-PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumala Sari Ansar, dilanjutkan dengan peninjauan stand bazar bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan para undangan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengaku sangat mengapresiasi penyelenggaraan bazar dan pameran, yang menjadi satu kesatuan dari rangkaian acara STQH ke-X tingkat Provinsi Kepri tahun 2023, yang mana tahun ini diselenggarakan di Kabupaten Karimun selaku tuan rumah.

Menurut Ansar Ahmad, kegiatan bazar dan pameran sudah menjadi sebuah tradisi, dalam setiap penyelenggaraan STQH maupun MTQ.

“Penyelenggaraan bazar ini juga diharapkan dapat menjadi langkah yang tepat, untuk memulihkan perekonomian melalui pendekatan pemberdayaan UMKM, diantaranya sentra-sentra kerajinan berbasis ekonomi kerakyatan, perlu terus-menerus dikembangkan,” sebut Ansar Ahmad.

Dikatakannya, semangat berkarya dan berkreasi juga perlu difasilitasi, diberikan kemudahan dengan memberikan kesempatan kepada para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk menampilkan hasil kreatifitasnya melalui promosi dengan keikutsertaan pada kegiatan bazar dan pameran.

“Sehingga tidak saja dikenal di Kabupaten atau Kota masing-masing, namun juga dapat dikenal se Kepri bahkan di seluruh nusantara,” Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad juga mengungkapkan, Pemprov Kepri melalui kolaborasi dan sinergitas bersama beberapa stakeholder terkait, menghadirkan beberapa program strategis diantaranya bersama Bank Riau Kepri (BRK) Syariah melakukan program subsidi bunga nol persen bagi UMKM.

Program tersebut sudah bergulir sejak November 2021 sampai Maret 2023, dengan total penyaluran mencapai Rp15,13 Miliar dan penerima manfaat sebanyak 803 UMKM.

Selain itu, Ansar Ahmad menyebutkan berkolaborasi bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kepri, sinergi dilakukan dalam bentuk dukungan BI berupa showcasing produk UMKM unggulan. Showcasing tersebut meliputi 40 stand yang diikuti oleh UMKM unggulan Kabupaten Karimun, bazar makanan, pelayanan perizinan, edukasi/sosialisasi, dan kompetisi seni/budaya.

“Sinergitas juga kita lakukan lintas instansi antara Bank Indonesia, Satgas Halal Kepri, BPOM Kepri dan DPMPTSP Kepri, yakni membuka pelayanan perizinan bagi masyarakat atau pelaku usaha,” sebut Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad pun mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat, baik dari BI, BRK Syariah, Satgas Halal Kepri, BPOM Kepri, pemerintah Kabupaten Kota dan seluruh stakeholder terkait, sehingga berdampak positif pada berbagai capaian ekonomi dan pembangunan.

“Semoga kolaborasi dan sinergitas seperti ini akan terus berkelanjutan, dan dapat
ditingkatkan dengan penuh perhatian, serta yang utama adalah tetap dijaga mutu produk yang dipasarkan, demi mewujudkan perhatian yang penuh terhadap para pelaku UMKM, dan ekonomi kreatif di Provinsi Kepri,” tutupnya.(*)