didemo_mahasiswa_lapor_pemprov_kepri_ke_kpk_2
Aksi Mahasiswa Kepri di depan kantor Gubernur Kepri (13/4)

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

Kundur News – TANJUNGPINANG – Meski tidak berhasil menemui Gubernur Kepri Nurdin Basirun, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Tanjungpinang, terus menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Kepri, Kamis pagi kemarin (13/4).

Koordinator aksi, Anan Prasetia mengatakan, dalam unjuk rasa itu para peserta merasa kecewa karena tidak disambut oleh pihak Pemerintah Provinsi, khususnya Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Kondisi ini menunjukkan kesan bahwa pemerintah seakan menghindar dari tuntutan yang disampaikan para pendemo.

BACA :  Gubernur Kepri Bakal Didemo Mahasiswa Kundur

“Kamis kemarin kami menggelar aksi unjuk rasa didepan Kantor Gubernur Kepri, tapi yang ditemui sedang tidak bersedia menemui kami. Katanya Gubernur dan Sekda Kepri sedang tidak ditempat. Sehingga hanya Sekretaris Dinas Pertambangan, Alfian yang menemui kami,” kata Anan.

Adapun tuntutan para mahasiswa yang mengatasnamakan Kesatuan Suara Mahasiswa (Kesuma) Kepri ini antara lain adalah, meminta kepada Gubernur Kepri Nurdin Basirun untuk segera menertibkan kegiatan usaha pertambangan Kapal Isap Produksi (KIP) timah di Kabupaten Karimun serta mencabut izin usaha pertambangan yang tidak memenuhi ketentuan Clear and Clean (CnC).

BACA :  Ratusan Karyawan PT Timah Unjuk Rasa Meminta Untuk Direksi Utamanya Mengundurkan diri

Kemudian Pemprov Kepri harus mempublikasikan izin usaha pertambangan yang tidak memenuhi ketentuan CnC.

Dalam hal ini pula Gubernur Kepri harus menagih kewajiban perusahaan yang telah dicabut oleh Kementerian ESDM sesuai dengan Permen nomor 43 tahun 2015 tentang tata cara evaluasi penertiban IUP Minerba. Ke-Halaman_Selanjutnya