dubes-as-akui-indonesia-pasar-penting-di-asia

Duta Besar Amerika untuk Indonesia, Robert O. Blake merespon pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden Obama di KTT APEC, Beijing beberapa waktu lalu. Dia menjelaskan bahwa selama ini pemerintah AS tidak pernah menutup akses produk ekspor andalan Indonesia, masuk ke pasar AS.

Produk yang dimaksud adalah minyak sawit atau crude palm oil. Bahkan, kata dia, pemerintah AS membuka lebar keran impor produk CPO dari Indonesia. Sehingga ekspor CPO Indonesia melonjak 60 persen sepanjang tahun lalu.

“Saya harus mengklarifikasi pernyataan jika Presiden Jokowi bertemu Presiden Obama saat di Beijing meminta akses untuk ekspor CPO ke AS. Tidak ada pembatasan terhadap CPO ke AS, bahkan ekspor Indonesia naik hingga 60 persen tahun kemarin. Baik CPO maupun biofuel tidak mengalami pembatasan,” ujar Blake, Rabu (3/12) di @america.

Blake menuturkan, selama ini kerja sama perdagangan dua negara berjalan baik. Bahkan, kata dia, Indonesia menikmati surplus dari hasil berdagang dengan AS. Nilai perdagangan AS ke Indonesia hanya USD 10 miliar, jauh di bawah nilai ekspor Indonesia ke AS yang menyentuh angka USD 18 miliar.

Bagi AS, Indonesia merupakan pasar terpenting di Asia. “Indonesia menikmati surplus yang sangat substansial,” ujar Blake. (merdeka.com) http://www.merdeka.com/uang/dubes-as-akui-indonesia-pasar-penting-di-asia.html