Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat menijau pembangunan jempatan SP II di Anambas

Anambas – Salahsatu tujuan gubernur Kepulauan Riau, H Ansar Ahmad beserta rombongannya dalam mengikuti Musrembang serta meninjau sejumlah pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas, adalah bentuk sinergitas antara Provinsi dan Kabupaten dalam mempercepat pembangunan yang lebih maju.

“Kita harus berinergi agar daerah cepat maju. Dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas sebagian kita butuh pembangunan di infrastruktur sarana pendidikan maupun kesehatan dan ini menjadi fokus percepatannya,” kata Ansar Ahmad, usai meninjau pembangunan Proyek Jembatan SP ll di Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin (05/04/2021).

BACA :  Gubernur Kepri, Ansar Ahmad Akan Prioritaskan Pembangunan Jalan Kundur-Kuba, Diusulkan Sebagai Jalan Nasional

Dikatakannya, Pembangunan yang ada akan secara bersama dilakukan penyelesaiannya, agar mempermudah bagi investor.

“Secara bertahap kita sharing untuk secara bersama-sama menyelesaikan pembangunan yang sedang berjalan dan dibangun apa yang dibutuhkan. Karena dengan demikian kita memberikan dukungan percepatan investasi, karena Anambas sudah mulai dilirik oleh para investor, maka infrastruktur untuk mendukung investasi terus kita dorong,” katanya.

BACA :  (FOTO) Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Buka STQ Kabupaten Karimun Ke XIII Tahun 2021
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris beserta wakil Wan Suhendra
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris beserta wakil Wan Suhendra

Ansar Ahmad juga sangat mendukung Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anamabs telah melahirkan Perda terkait investasi.

“Pemkab anambas juga teolah melahirkan Perda investasi, beberapa kawasan ditetapkan sebagai kawasan pariwisata atau kawasan investasi eksklusif, hal ini sangat positif sekali. Dalam kesempatan ini kita sarankan supaya dimuat juga relaksasi-relaksasi yang akan diberikan oleh Anmabas. Relaksasi bisa berbentuk kebijakan fiskal, seperti izin-izin dipermudah, bila perlu gratis, kemudian bidang-bidang tertentu ada tag holidaynya,” tukasnya.*