Dalam akun media sosial Twitternya, Shimiken, 35 tahun, raja porno Jepang, mengeluhkan dia kelelahan bekerja sebagai bintang esek-esek pria.

Dia mengatakan saat ini cuma ada sedikit aktor porno laki-laki ketimbang perempuan.

“Di industri ini hanya ada 70 bintang porno laki-laki berbanding 10 ribu bintang porno perempuan. Angka aktor porno laki-laki bahkan lebih sedikit ketimbang harimau Bengal,” ujar Shimiken, seperti dilansir New York Daily News, Rabu (11/3).

“Dengan produksi 4.000 film sebulan, jumlah aktor laki-laki sangat kurang,” kata dia kepada majalah Details.

Produksi film esek-esek di Jepang saat ini lebih dari dua kali lipat dari yang dibikin di Amerika Serikat.

Pria dengan bayaran Rp 310 juta per pekan itu saat ini tinggal sendiri, terpisah dari mantan istrinya dan dua anaknya yang berusia sekolah.

Untuk menjaga kebugaran tubuhnya dia makan banyak protein dan berolah raga selama 90 menit, sebanyak empat hari dalam sepekan.

Meski mengaku kecapekan dengan karirnya saat ini, Shimiken tetap ingin menjalani profesinya.

“Saya akan melakukan ini sampai mati,” kata dia.

 

 

http://www.merdeka.com/