KARIMUN – Bupati Karimun Iskandarsyah rela menggunakan kendaraan umum dalam hal ini kapal reguler, dengan sistim membeli tiket seperti penumpang kapal lainnya, untuk berangkat ke Kundur dalam agenda inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD Tanjungbatu, serta menijau jalan Provinsi di Kundur yang akan dibangun Pemprov Kepri, Kamis (30/4/2026).
Hal itu menurut Iskandarsyah untuk efisiensi karena mengingat kondisi keuangan daerah dan beban hutang tunda bayar tahun 2023–2024.
Padahal, jika Iskandarsyah menggunakan kapal Pemkab dapat langsung menuju Pulau Kundur kapanpun dia mau tanpa batas waktu.
Hanya saja, ketika menggunakan kapal reguler dengan tetap membeli tiket sekali berangkat tidak sampai Rp100.000, Iskandarsyah sudah berhasil menghemat biaya Rp5 Juta dengan tidak memanfaatkan kapal milik Pemkab, dengan estimasi anggaran bahan bakar dan sebagainya.
Langkah tersebut menurut Iskandarsyah, merupakan komitmennya untuk tidak menggunakan kapal dinas milik Pemkab, dalam menjalankan tugas.
“Dengan biaya operasional bahan bakar yang dapat mencapai hampir Rp5 juta untuk pulang pergi, maka saya memilih beralih ke transportasi umum yang jauh lebih hemat, sebagai bagian dari upaya pengendalian belanja daerah,” ujar Iskandarsyah.(*)


















































