Kalau Jokowi tetap lantik Komjen Budi ini sejarah buruk bangsa
emerson yth icw

Kundur News – Jakarta – Koordinator hukum dan peradilan ICW, Emerson Yuntho mengatakan, apabila presiden Joko Widodo melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri akan menjadi sejarah buruk bagi Indonesia. Karena, Budi Gunawan sudah ditetapkan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Saya pikir sejarah buruk seorang tersangka korupsi dilantik sebagai Kapolri, justru baru pertama kali di dunia ini kalau memang dilantik. Makanya Jokowi jangan nekat melantik Budi Gunawan,” kata Emerson di Bunderan HI, Jakarta, Minggu (18/1).

Oleh sebab itu, pihaknya menyarankan kepada presiden Joko Widodo untuk menunda pelantikan Komjen Budi Gunawan. Namun jika presiden Jokowi tetap melantik mantan ajudan presiden ke-5 Megawati ini, Jokowi akan ditinggalkan para relawan yang pernah mendukungnya dalam Pilpres 2014.

“Jokowi sudah mulai goyang tapi bisa saja dilantik, kita ingatkan. Kita khawatir kondisi agak rendah dia melantik, karena desakannya tidak kuat, itu yang saya pikir harus diingatkan terus Jokowi,” ujarnya.

Jika presiden Jokowi tetap melantik Komjen Budi Gunawan, artinya pemerintah tidak mendukung pemberantasan korupsi. Sebab itu, Emerson mengatakan pihaknya meragukan mendukung pemerintah dalam lima tahun ke depan.

“Jangan bicara program-program antikorupsi kalau pemerintahnya tidak menegakkan korupsi,” ujarnya.

Dia mengharapkan presiden Jokowi untuk mencabut pelantikan Komjen Budi Gunawan karena sudah berstatus tersangka gratifikasi oleh KPK.

“Ini pesan buat kita semua, polisi bersih harga mati, Jokowi harus cabut pencalonan tersangka kasus korupsi sebagai Kapolri.”

 

 

(merdeka com)