Home Opini

Kaidah Bahasa Indonesia Dalam Penulisan Berita

Maria Octaria, NIM 2003010011, UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI
Maria Octaria, NIM 2003010011, UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI

Opini – Setiap orang pasti selalu membaca atau mendengarkan berita. Dari televisi, radio, Koran,majalah,  maupun media massa lainya. Berita yang kita dengar atau kita baca adalah bersumber dari teks berita.

Teks berita ini biasanya dibuat berdasarkan kaidah-kaidah jurnalistik, jadi informasi yang diperoleh dibuktikan kebenaran atau fakta dari kejadian yang terjadi.

Dalam pembuatan berita harus memiliki laporan perisitiwa yang bernilai jurnalistik atau memiliki nilai berita, harus faktual, aktual, penting, dan menarik. Penulisan berita disajikan dengan bahasa baku.

Bukan hanya kaidah kebahasaan yang harus diperhatikan dalam penulisan berita, melainkan struktur teks berita juga agar berita tersusun dengan rapi, dan selanjutnya ciri-ciri berita juga harus diperhatikan.

Terdapat beberapa struktur teks berita yaitu, orientasi atau pembukaan dari teks berita. Disini biasanya berisi penjelasan singkat dari inti informasi atau peristiwa yang terjadi. Struktur selanjutnya yaitu peristiwa atau urutan kejadian dapat disampaikan secara kronologis. Struktur selanjutnya adalah sumber berita atau didapat dari hasil reportase dan wawancara.

Kaidah kebahasaan terdiri atas keterangan yang berfungsi untuk menguatkan aktualitas berita. Karena tanpa keterangan yang jelas, berita akan diragukan. Keterangan disini terdiri atas keterangan waktu, keterangan tempat, keterangan tujuan keterangan cara, keterangan similatif,dan keterangan penyebab.

Kaidah selanjutnya yaitu verba transitif yang memerlukan dua nomina yaitu, nomina subyek dan nomina obyek dalam kalimat aktif.

Selain dari kaidah kebahasaan,ciri-ciri,dan struktur, yang harus diperhatikan dalam penulisan teks berita yaitu, penulisan yang tepat seperti, huruf kapital dan huruf kecil, tanda baca, bahkan juga sering dalam sebuah berita terdapat kesalahan penulisan huruf (typo).

Kesalahan penulisan berita seharusnya bias lebih hati-hati agar tidak terjadi kesalahan huruf, karena dengan kesalahan ini akan mengakibatkan kesalahpahaman pembaca.(*)

 

Ditulis Oleh : Maria Octaria
NIM    : 2003010011
UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI

==========================