ASAHAN – Organisasi masyarakat (Ormas) Islam pada hakikatnya memiliki komitmen untuk dapat menjaga persatuan, kesatuan, dan kemaslahatan bangsa. Dalam hal membentuk masyarakat yang sadar hukum, kenal hukum dan taat hukum, LDII bisa mengambil peran dengan mensosialisasikan pentingnya menjaga empat pilar kebangsaan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Asahan Dedyng Wibiyanto Atabay, S.H., M.H., dalam kunjungannya bersilaturahim dengan warga LDII di Aula I DPD LDII ASAHAN, Dusun III Desa Bunut Seberang, Kabupaten Asahan, Minggu (05/03/2023).

Dirinya mengapresiasi atas sambutan dan kehadiran warga LDII Kabupaten Asahan dalam acara silaturahmi tersebut, yang membuktikan bahwa LDII mampu mengambil peran dalam membentuk masyarakat sadar hukum melalui bidang dakwah dan pendidikan ke masyarakat.

“Kejari mengapresiasi kontribusi dan komitmen LDII dalam menjalin komunikasi dan bersinergi. Mudah-mudahan dapat terjalin kolaborasi dan sinergisitas yang baik untuk berkontribusi terhadap Bangsa Indonesia”, ujarnya.

Senada, Ketua DPD LDII Kabupaten Asahan Juhari, S.pd mengatakan LDII sebagai ormas Islam berkomitmen memberikan edukasi kepada warga dan santri pondok pesantren yang ada di bawah naungan LDII untuk menjadi warga negara yang baik yang taat hukum.

Juhari, S.Pd menjelaskan bahwa LDII memiliki 8 klaster pengabdian, salah satunya adalah wawasan kebangsaan. Dengan memberikan Materi 4 pilar kebangsaan dan ditambah adanya kolaborasi dengan kejaksaan negeri dalam sosialisasi hukum, diharapkan akan terbentuk masyarakat yang sadar hukum, Tambahnya.

“LDII selalu siap berkontribusi dan bersinergi dengan semua pihak terutama kejaksaan negeri dalam upaya membentuk masyarakat sadar hukum”, ujarnya dalam kegiatan yang dihadiri Para Jamaah LDII, dan Tokoh Masyarakat.

Pada kunjungan tersebut di akhiri dengan makan siang dan sholat dzuhur berjamaah bersama.(Bagus NY)