Meriahkan Menyongsong Syawal, dengan Lomba Lampu Colok !

Lomba Lampu Colok (ilustrasi)
Lomba Lampu Colok (ilustrasi)

Kundur News –Tanjungbatu – Menyemarakan malam ke 27 bulan suci ramadan 1437 H / 2016 Masehi, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Kundur akan mengadakan Lomba lampu colok di seluruh wilayah Kundur. Digelarnya lomba lampu jcolok ini nanti PHBI berharap dapat diikuti oleh semua lingkungan dengan kreasi wilayahnya masing-masing.

Koordinator Lomba Lampu Colok, Surawan kepada media mengatakan,  tahun ini kembali diadakan lomba lampu colok untuk masyarakat Kecamatan Kundur dalam rangka memeriahkan malam tujuh likuran (malam 27 Ramadhan) dan Hari Raya Idul Fitri.

“Jika ingin menjadi peserta lampu colok masyarakat bisa langsung nomor panitia 0812 7719 3880 dan 0852 6484 1001. Peserta tidak akan dikenakan biaya oleh panitia,” kata Surawan, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (23/06).

Lebih lanjut Surawan mengatakan, bahwa  kegiatan ini dilaksanakan untuk melestarikan budaya Melayu dan membina pemuda agar menjadi generasi pemuda yang kreatif serta menguatkan silaturahmi dengan masyarakat. Dalam lomba ini, pihaknya akan memberikan hadiah kepada pemenang lampu colok.

“Bagi pemenang nantinya, kita akan berikan penghargaan berupa sertifikat dan uang tunai. Selain lomba lampu colok, di malam 1 Syawal, kita akan gelar pawai takbir keliling untuk memeriahkan malam takbiran yang juga akan diberikan penghargaan serta uang tunai. Membina Pemuda Kreatif dan Menguatkan Silaturahmi,” sebutnya.

Surawan menjelaskan beberapa kriteria tersebut menjadi dasar penilaian pada hari H, mulai malam 27 Ramadan hingga malam Lebaran.

“Seperti penilaian dari sisi bangunan, yang kita nilai dari kekokohan bangunan, letaknya tidak membahayakan atau menggangu aktivitas pengguna jalan, kreatifitas masyarakat dalam membentuk bangunan lampu colok tersebut,” papar Surawan.

Sedangkan untuk penilaian keamanan, meliputi lebar kontruksi gerbang baik dari sisi kiri dan kalan jalan itu sekitar 1 meter, dan kebersihan di sekitar kontruksi menara (gerbang) harus minimal 90 persen menggunakan lampu colok selebihnya dapat menggunakan lampu lainnya. Lokasi yang mudah dijangkau oleh panitia, serta tema dari gerbang lampu colok tersebut.

“Nantinya penilaian akan dilakukan sesuai jadwal yang akan ditentukan panitia dan peserta wajib menghidupkan lampu coloknya dan nantinya akan ada penilaian exstra pada malam 1 Syawal dan seluruh peserta harus menghidupkan lampu coloknya,” jelasnya lagi.*