Tiket-Keberangkatan-Pulang-Kampung-Pakai-Kwitansi
Tiket Keberangkatan Pulang Kampung Pakai Kwitansi

Kundur News – TANJUNGPINANG – Ratusan warga Natuna di Tanjungpinang bersitegang dengan petugas di Pelabuhan Tanjungpinang. Mereka tidak dibenarkan menaiki kapal yang akan membawanya pulang ke kampung halaman menggunakan kapal yang sudah ditentukan tujuan Natuna, Anambas dan Pontianak, Rabu (12/7).

Keributan bermula ketika calon penumpang kapal itu sudah berada di Pelabuhan Tanjungpinang sekitar pukul 07.00 WIB, namun saat akan menaiki kapal pihak pelabuhan tidak memberikan izin karena tiket yang mereka miliki hanyalah berupa kwitansi dan bukan berupa tiket asli dari agen pelayaran.

Menurut salah seorang calon penumpang menurutkan, agen pelayaran dari KM Sabuk Nusantara memang menyerahkan kwitansi sebagai pengganti tiket. Namun pihak pelabuhan Tanjungpinang melarangnya untuk berangkat.

“Kwitansi ini diberikan oleh agen KM Sabuk Nusantara. Bagaimana kami mau berangkat kalau kwitansi ini tidak berlaku, sementara pihak agen mengaku kwitansi ini sebagai pengganti tiket,” ucap penumpang itu seraya sibuk teriak meminta diizinkan berlayar.

Bahkan suasana pelabuhan tampak makin riuh karena para calon penumpang itu berteriak sambil mengeluarkan ucapan kasar dan kotor.

Belum ada keterangan resmi dari pengelola pelabuhan atau syahbandar. Sedangkan bukti kwitansi tertuliskan nama calon penumpang serta tujuan keberangkatan berikut uang tunai pun masih belum mampu membuat petugas memberikan izin untuk berangkat.*