MALANG – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melepas 13 jenazah korban Pesawat Hercules yang jatuh di Wamena, Papua, Minggu 18 Desember 2016.

Pelepasan jenazah dilakukan di Hanggar Skadron Udara 32 Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Senin (19/12/2016) dini hari.

Jenderal Gatot tiba di Skadron Udara 32 pada pukul 00.20 WIB. Bersama Komandan Lanud Abdulrachman Saleh dan petinggi TNI lainnya, Panglima TNI menemui satu per satu keluarga korban yang berada di dekat peti jenazah.

Usai memberikan penghormatan kepada para korban, Gatot mendekati keluarga jenazah pilot Hercules, Mayor Pnb Marlon A Kawer, dan dilanjutkan ke keluarga korban lainnya hingga peti jenazah ke-13.

Selanjutnya, 12 peti jenazah diberangkatkan ke rumah duka. Dari sejumlah jenazah, rencananya ada yang dimakamkan Senin dini hari dan siang nanti.

Sementara peti jenazah Kapten Lek Rino Pratama masih berada di Hanggar Skadron 32 dan akan dibawa ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk dimakamkan.

Sebelum kecelakaan, Kapten Rino menumpang pesawat ini menuju tempat dinasnya di Papua.

Panglima TNI mengucapkan rasa belasungkawa atas peristiwa yang merenggut 13 anggotanya itu. “Semoga Tuhan YME mengampuni dosa-dosanya, dan diterima di sisi Allah SWT,” kata Gatot.

Panglima juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Wamena, Polres, Lanud, Paskhas, Basarnas, dan Batalyon Infanteri 756 yang telah bekerja keras membantu proses evakuasi jenazah.

“Saya juga mengucapkan penghargaan dan ucapan terima kasih atas dedikasi tim DVI Polda Jatim, yang sungguh-sungguh mengidentifikasi jenazah sehingga ke13 jenazah bisa teridentifikasi dan siap dimakamkan mulai malam ini,” ungkapnya.*

 

(Sindonews)