Sekretaris Disdukpencapil Inhil, Nursal Sulaiman
Sekretaris Disdukpencapil Inhil, Nursal Sulaiman

Inhil – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukpencapil) kabupaten Indragiri Hilir, merilis aplikasi terbaru, ‘Dukcapil Inhil’ yang bisa didownload di Google play store.

Kadis Disdukpencapil Inhil, Mizwar Efendi melalui Sekretaris Disdukpencapil Inhil Nursal Sulaiman menjelaskan dirilisnya aplikasi tersebut guna untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan dan aplikasi terbaru ini lebih lengkap dari aplikasi yang dirilis sebelumnya.

BACA :  Ajukan MoU ke Disdukpencapil Inhil, Bunda Paud Kecamatan Tempuling Siap Bantu Pembuatan KIA dan Akta

“Kalau aplikasi yang lama belum tampil di playstore, sedangkan yang baru diluncurkan ini sudah bisa didownload melalui google play store, dan tingkat keamanannya cukup bagus,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Rabu (16/6/21).

Mantan Kabag Humas Inhil itu mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan perbaikan perbaikan dalam urusan pelayanan baik itu secara otomatis (melalui aplikasi) maupun secara langsung.

BACA :  Kasus Gizi Buruk di Reteh Belum Miliki Data, Hitungan Jam Tuntas Diurus Melalui Program 'Nasi Uduk'

“Dalam aplikasi tersebut menunya lebih lengkap dari yang lama, karena disini juga ada dimuat petunjuk persyaratan, dan pengaduan, ini akan terus kita sempurnakan, agar masyarakat lebih mudah untuk melakukan admistrasi kependudukan,” ujar mantan Camat Gaung.

Mantan Camat Mandah ini mengatakan, Disdukpencapil Inhil saat ini memberikan 2 opsi untuk kemudahan dalam mengurus administrasi kependudukan (Adminduk).

BACA :  Mulai Besok, Disdukpencapil Inhil Mulai Terapkan Pelayanan Full Online

“Capil Inhil memberikan 2 opsi kemudahan pelayanan dalam mengurus administrasi kependudukan, pertama bisa melalui program Nasi Uduk, dan yang ke 2 bisa melalui aplikasi,” pungkasnya.*

Previous article50 Lansia Ikut Acara Puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-25
Next articleKapolres Bersama Danlanal Tinjau Vaksinasi Covid-19 Di Desa Pesisir Timur