Kundur News.

Kantor berita resmi negara itu, WAM, mengumumkan hilangnya pesawat tersebut tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Uni Emirat Arab (UAE) yang merupakan bagian dari koalisi yang dipimpin Saudi ini telah melakukan serangan udara sejak Maret 2015 untuk mendukung Presiden Abedrabbo Mansour Hadi.

Sebanyak 6.000 orang telah tewas dalam konflik Yaman.

Ini adalah jet pertama milik Emirat yang diketahui hilang dalam konflik.

Para pejabat belum mengumumkan jenis jet yang hilang, ataupun identitas dann keadaan pilot-pilotnya.

Angkatan Udara Uni Emirat Arab (UAE) mengoperasikan pesawat tempur jenis F-16 buatan AS dan Mirage 2000 buatan Prancis.

Pada bulan Desember, sebuah jet tempur F-16 milik Bahrain jatuh di Arab Saudi karena “kesalahan teknis,” sedangkan pada bulan Mei pesawat perang Maroko jatuh Yaman.

Kedua jet itu mengambil bagian dalam operasi militer di Yaman, yang memiliki nama sandi Operasi Pemulihan Harapan.

PBB mengecam operasi militer pimpinan Saudi dan pemberontak Houthi untuk jatuhnya korban sipil.