Dugaan-Pungli-Pengusaha-Tower-Bersama-Group
Foto Ilustrasi Tower

Kundur News – Tanjungbatu – Ada dugaan pungli antara oknum wartawan yang menamakan dirinya Hazwan dengan pengusaha tower bersama group, yang direkam seseorang di salah satu Restoran di Tanjungbatu, dan rekaman berikut pembicaran tersebut beredar luas di Masyarakat.

Hal itu diketahui setelah isi rekaman yang beredar tersebut, salah satu oknum yang menamakan dirinya ketua wartawan itu meminta uang atau jatah kepada Pengusaha Tower. Tak tanggung-tanggung, jumlah bantuan yang harus dikeluarkan pemilik tower itu hingga Lima juta rupiah.

“Kalau bapak Ikhlas, Paling tidak harus mengeluarkan 5 Batang (5 Juta:red), itu untuk pribadi. Belum lagi yang lain”. Demikian isi rekaman itu.

Masih pada rekaman pembicaraan lanjutannya, wartawan asal Sawang itu juga menyebutkan kepada pengurus tower yang berinitial JH,  pihaknya harus mengeluarkan dana lagi untuk sebanyak 30 orang wartawan yang ada di Kundur, termasuk organisasi-organisasi lainnya seperti ASPEKK, dimana dana-dana itu nantinya harus setor ke dirinya sebagai ketua pengurus Kundur Jurnalis Club.

“Jadi kami wartawan-wartawan yang ada di Kundur ini ada 30 Orang, itu sudah termasuk Anggota ASPEKK. Jadi dana-dana itu, biasanya kita Jurnalis Club yang kondisikan, setor aja ke kami”. Kata Iwan dalam rekaman itu.

Pengurus ASPEKK (Asosiasi Pers Kepulauan Kundur) Abdul Majid, saat dikonfirmasi (18/5) sangat kaget mendengar pihaknya ada minta bantuan ke pengusaha tower. Ia bersama pengurus-pengurusnya membantah ada meminta bantuan kepada pengusaha pembangunan Tower Bersama Gorup di KM 4 itu. Justru ia menyebutkan hal tersebut sangatlah memalukan nama sebuah organisasi. Majid mengaku tidak mengetahui Tower yang berada KM 4 Tanjungbatu itu adalah tower yang baru saja di bangun.

“Saya aja tidak tahu ada tower yang baru di bangun di KM 4. Apalagi mau minta bantu”. Tegas Majid.

Menyikapi hal memalukan tersebut, Majid bersama pengurus ASPEKK lainnya akan menyelidiki kasus tersebut, serta akan mengambil langkah hukum dengan melaporkannya ke pihak berwajib. Rekaman yang masuk ke redaksi Kundur News itu,  akan dijadikannya sebagai barang bukti.

“Simpan aja rekaman itu, besok kita rapatkan, kalau yang bersangkutan tidak meminta maaf, kita laporkan aja ke pihak berwajib”. Kata Majid

Dalam Kesempatan itu juga Ia berpesan kepada pengusaha untuk tidak terkecoh dengan bujuk rayu para Oknum yang selalu menjual nama-nama rekan wartawan hanya untuk minta bantuan demi kepentingan pribadi.*