IhsqoIS8eg
foto PBSI

 

 Pasangan Ganda Campuran Indonesia, Riky Widianto/Richi Puspita Dili mesti mengubur harapan untuk lolos ke babak final Denmark Open Super Series Premier 2014. Pada laga semifinal yang berlangsung di stadion Odense Sports Park itu, pasangan rangking 13 dunia ini ditundukkan senior mereka,Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dalam dua game langsung, 10-21, 15-21. 

Walaupun takluk dari pasangan yang lebih senior dan lebih diunggulkan namun, Riky/Richi menyayangkan penampilan mereka di laga empat besar ini. Keduanya mengaku sulit untuk menemukan kembali permainan terbaik mereka seperti pertandingan sebelumnya. Di babak perempat final, Riky/Richi tampil luar biasa hingga mengalahkan unggulan kedua yang juga wakil tuan rumah, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. 

“Penampilan kami memang berbeda dari babak sebelumnya, peak performance kami ada saat kami melawan pasangan Denmark,” kata Riky usai pertandingan. 

“Kami merasa peak performance kami sudah turun, mau kembali lagi seperti di babak perempat final sulit sekali. Padahal kami merasa kalau Tontowi/Liliyana juga tidak dalam top performance mereka di pertandingan ini, mereka banyak membuat kesalahan-kesalahan sendiri, tetapi kami juga banyak mati sendiri,” jelas Richi. 

“Kami cukup senang bisa melewati target awal yaitu babak perempat final, namun kami masih belum puas dengan permainan kami. Kami merasa masih banyak hal yang harus diperbaiki di turnamen-turnamen  selanjutnya,” Richi menambahkan. 

Sebelum bertolak ke Odense untuk mengikuti turnamen Denmark Open Super Series Premier 2014, Riky/Richi juga berlaga di Dutch Open Grand Prix 2014 dan berhasil meraih gelar juara. Gelar tersebut merupakan gelar kedua bagi Riky/Richi di tahun 2014. Pasangan ini juga telah memetik gelar juara di kandang sendiri pada ajang Yonex-Sunrise Indonesian Masters 2014.
(fir)