Kundur News -Karimun Kepri – Sebanyak 40 orang guru SD, SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Karimun mengikuti program Sarjana Mengajar pada daerah Terpencil, Terdepan dan Terluar (SM-3T) angkatan V tahun 2015, yang dilaksanakan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Sudarmadi menyampaikan, 40 guru tersebut ditempatkan atau disebar di sekolah-sekolah hinterland.

“Besok, Rabu (19/8/2015) mereka semua diberangkatkan ketempat tujuannya. Mereka mengajar selama satu tahun, yang sebagai pembiayaanya mengunakan anggaran dari Kementerian Riset dan Dikti,” ujarnya dalam acara di Gedung Nasional yang dibuka Bupati Karimun, Nurdin Basirun, Selasa (18/8/2015) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kepala Divisi Pendidikan Profesi dan Jasa Keprofesian UPI, DR. H. Toto Ruhimar yang hadir dalam acara menyebutkan, sampai saat ini program SM-3T telah diikuti (peserta) di 7 daerah di Indonesia hampir 300 orang guru.

“Untuk di Kabupateb Karimun tercatat jumlah peserta yang mengikuti program tersebut paling banyak. Rincian dari jumlah 40 itu, 18 laki-laki dan 22 perempuan. Kesemua peserta hampir semua bidang studi yang diajarkab dalam program SM-3T,” ungkapnya.

Lanjutnya, program pengabdian dari sarjana kependidikan ini untuk membantu percepatan pembangunan pendidikan di daerah-daerah tertinggal se- Indonesia.

“Tujuan inti dari program tersebut membantu daerah 3T, untuk mengatasi permasalahan pendidikan, terutama kekurangan tenaga pendidik,” terangnya.

Sementara itu Bupati Karimun dalam sambutan singkatnya mengharaokan, guru-guru yang mengikuti program SM-3T dapat membantu peningkatan mutu pendidikan.

“Pemkab Karimun sangat mendukung program tersebut. Harapan besarnya, melali program itu sekolah-sekolah hinterland dapat maju bersama sejajar dengan daerah lain,” pungkas Nurdin.

Pantauan dilapangan hadir dalam acara ini dari Disdik Provinsi Kepri, anggota DPRD Kepri, Kepala SKPD Pemkab Karimun.

+

Oleh :nk