Indragiri Hilir – Sebuah sekolah dasar di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, mendadak viral setelah video kondisi sekolah tersebut diunggah oleh salah satu anggota DPRD setempat. Dalam video tersebut terlihat kondisi bangunan sekolah yang sangat memprihatinkan, dengan atap yang rusak, dinding yang nyaris roboh, dan lantai yang tenggelam saat air pasang.
Sekolah itu adalah SD Negeri 004 yang berada di Desa Sungai Laut, Kecamatan Tanah Merah. Menindaklanjuti viralnya video tersebut, jajaran TNI dari Kodim 0314/Inhil langsung turun tangan melakukan peninjauan ke lokasi pada Minggu, 31 Agustus 2025.
Turut hadir dalam peninjauan ini, Danramil 02/Tanah Merah Lettu Inf Agusturahim, didampingi Pasiter Kodim 0314/Inhil, Danramil 04/Kuindra, serta beberapa pejabat desa dan sekolah. Mereka melihat langsung bagaimana kondisi sekolah yang sangat jauh dari kata layak.
Saat ditemui di lokasi, Danramil 02/TM Lettu Inf Agusturahim yang juga di didampingi Ibu ketua Persit Koramil 02/TM menyampaikan bahwa kondisi sekolah benar-benar sudah sangat memprihatinkan.
“Ada 3 ruangan kelas dengan atap rusak dan dinding yang rapuh. Lalu ada 4 ruangan lainnya yang lantainya selalu terendam saat air pasang. Dindingnya juga rusak. WC tidak bisa digunakan dan lapangan pun ikut tenggelam ketika pasang datang,” ujar Agusturahim.
Kondisi ini tentu sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar. Saat air laut pasang, sebagian besar ruang belajar berubah menjadi kolam, membuat siswa dan guru harus ekstra hati-hati saat beraktivitas.
Lebih parah lagi, ruang kelas yang tersedia tidak mencukupi untuk menampung seluruh siswa. Dari data yang dihimpun, jumlah siswa saat ini mencapai 333 orang, sedangkan jumlah kelas hanya 6 ruang.
Karena keterbatasan ruang kelas, proses belajar harus dibagi dua sesi: pagi dan siang. Pembagian rombongan belajar juga dilakukan agar semua siswa tetap bisa menerima pelajaran.
Berikut rincian jumlah lokal (ruang) per kelas: Kelas I: 3 lokal, Kelas II: 2 lokal, Kelas III: 2 lokal, Kelas IV: 2 lokal, Kelas V: 2 lokal, Kelas VI: 2 lokal
Kepala Sekolah SD 004 Sungai Laut yang turut hadir dalam peninjauan tersebut menyampaikan keprihatinannya. Ia mengatakan kondisi ini sudah berlangsung lama dan pihak sekolah terus berharap adanya perhatian serius dari pemerintah.
“Kami sudah berulang kali menyampaikan kondisi ini ke pihak terkait. Harapannya setelah viral dan adanya peninjauan ini, segera ada tindak lanjut nyata,” ujarnya.
Selain pihak sekolah dan TNI, hadir pula Kepala Desa Sungai Laut, anggota BPD, serta Babinsa Koramil 02/TM. Mereka semua menyuarakan hal yang sama: sekolah ini perlu segera diperbaiki atau dibangun ulang demi kelayakan pendidikan anak-anak di daerah pesisir ini.
Pasiter Kodim 0314/Inhil juga menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung jika ada program gotong royong atau karya bakti untuk membantu perbaikan sementara, sembari menunggu langkah dari pemerintah daerah.
Kondisi SD 004 Sungai Laut menjadi potret nyata masih banyaknya tantangan pendidikan di daerah terpencil dan pesisir. Di era digital seperti saat ini, masih ada anak-anak yang harus belajar dalam ruangan bocor, becek, dan tergenang air.
Viralnya video ini dan turunnya aparat ke lokasi diharapkan bisa menjadi momentum bagi pemerintah daerah hingga pusat untuk segera turun tangan. Pendidikan adalah hak dasar anak, dan mereka berhak mendapatkan fasilitas yang layak, aman, dan nyaman.