Ilustrasi Sembako
Ilustrasi Sembako

Tanjungbatu – Seluruh masyarakat Kundur, khususnya bagi anak yatim dan kaum duafa, berhak untuk mendapatkan paket sembako (sembilan bahan pokok), hasil dari sewa lapak bazar Ramadhan 1440 H, tahun 2019, yang disewakan panitia di lapangan parkir Balai Pemuda Seni & Budaya Tanjungbatu Kota.

Hal itu disampaikan ketua Pemuda Pancasila (PP), Gebry, sekaligus sebagai ketua panitia, di kantor Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kamis (09/05/2019).

BACA :  Penantian Paket Sembako Menjelang Idul Fitri

“Sesuai dengan hasil rapat di Kantor camat baru-baru ini, sebanyak dua ormas yang dipercayai untuk mengelola lapak bazar Ramadahan 1440 H. Ormas dari Pemuda Pancasila, dan ormas Gagak Hitam. Hasil sewa lapak yang kami sewakan ke pedagang itu nanti, akan kami serahkan kembali ke masyarakat, bukan berupa uang tapi berbentuk sembako, yang akan kami serahkan beberapa hari sebelum lebaran tiba,“ tegas Gebry.

BACA :  Gagak Hitam Berbagi Sembako Untuk Lebaran

Sekretaris Lurah (Seklur) itu juga menyebutkan, sampai saat ini setidaknya ada 41 lapak yang telah disewa pedagang. Satu lapak dipatok sebesar Rp 500.000,-

“Rata-rata per lapak kita sewakan dengan angka Rp 500 ribu, itu juga tergantung besarnya lapak. Jika lapaknya besar, tentu besar pula angka sewanya”, tambah Gebry.

Salah satu pedagang saat ditemui dilapangan mengatakan harga yang diberikan panitia tergolong harga yang sesuai.

BACA :  Penantian Paket Sembako Menjelang Idul Fitri

“Rp 500 ribu per lapak, itu harga diluar tenda. Jika bersama tenda kami harus mengeluarkan uang sebesar Rp 700 ribu hingga Rp 750 ribu. Angka tersebut kami nilai wajar, karena jika harga terlalu mahal, nanti akan berpengaruh harga jual kami kepada masyarakat”, ujar salah satu pedagang pakaian muslim di lapak tersebut.*