Layanan Internet buruk di RSUD Palmatak

Anambas – Sudah bertahun-tahun akses internet di RSUD Palmatak lelet. Sehingga tim Coder BPJS Kesehatan terhambat dalam pelayanan input data kartu BPJS dan kartu JKN-KIS saat pasien berobat.

“Akses internet merupakan kendala utama kami saat input data kartu BPJS atau kartu JKN-KIS dalam pembuatan Surat Elegibilitas Peserta (SEP) yaitu surat bukti penjaminan dari BPJS Kesehatan saat pasien pergi berobat,” kata ari, koordinator tim coder BPJS Kesehatan, Hariyantosyah, Rabu (26/02/2020).

“Hal ini tidak sedikit pasien mengeluh karena terlalu lama untuk penginputan tersebut, belum lagi sulitnya pengiriman data pribadi pasien ke BPJS Kesehatan saat akan mendaftarkan masyarakat yang belum mempunyai kartu JKN-KIS jaminan PBI APBD,” ucap Ari.

Lebih lanjut Ari mengungkapkan kurang akses internet ini juga terkendalanya dalam pembuatan surat pengantar rujukan online BPJS Kesehatan bagi pasien yang akan dirujuk keluar Anambas, jika pasien harus menunggu lama terpaksa kami menyarankan pasien untuk pulang dulu nanti akan kami hubungi mereka melalui via telepon.

“Kami juga kesulitan dalam mengirim rekapan tagihan bulanan ke kementrian kesehatan pusat melalui online, sebagai syarat untuk pengajuan tagihan ke BPJS Kesehatan sebagai penjaminan pelayanan kesehatan yang telah di berikan oleh pihak Rumah Sakit (RS), baik kunjungan pasien rawat inap maupun pasien rawat jalan,” jelas Ari.

Penginputan data, kata Ari tim Coder BPJS Kesehatan harus mencari Cafe (Kedai Kopi) dan kantor desa serta sekolah yang mempunyai akses internet yang kuat (WiFi) untuk menyelesaikan data tagihan klaim, “Kami harus pindah lokasi ke lokasi lainnya demi untuk menyelesaikan pekerjaan yang diembankan,” ucapnya.

Harapan Ari beserta tim coder BPJS Kesehatan, pemerintah kabupaten mengambil tindakan secepatnya, karna hampir kurang dari 3 tahun RSUD Palmatak belum juga mendapatkan jaringan internet selayaknya.*