Kundur News – Karimun Kepri. SMPN 1 Kundur mengadakan khataman Al-Qur’an massal yang diikuti sebanyak 300 siswa yang beragama Islam, Jumat (27/11) di Halaman Sekolah SMPN 1 Kundur. Kegiatan ini merupakan rangkaian HUT SMPN 1 Kundur yang ke 56 tahun.

Lantunan ayat suci Al-Quran terdengar merdu saat dibacakan oleh para pelajar tersebut secara bergiliran dengan fasih dan lancar. Khataman Al-Quran yang diselenggarakan ini merupakan agenda pertama yang dilaksankan SMPN 1 Kundur dan nantinya akan menjadi agenda rutin salah satu program kerja bagian kesiswaan di SMP tersebut.

Kepala Sekolah SMPN 1 Kundur Rahayu Kusrianti berharap dengan dilaksanakan khatam Alqur’an diharapkan siswa mampu membaca Quran dengan baik. Jauh dari itu peserta didik dapat mengimplentasikan isi kandungan Alqur’an, sehingga dapat membentuk ahklak siswa.
” Disamping pandai membaca, para siswa juga dapat menerapkan ajaran Alqur’an dalam kehidupannya. Sehingga dapat membentuk Ahklak atau karakter peserta didik,” terang kepala seekolah yang sering di sapa Ibu Yanti.

Dikatakannya, khatam alqur’an tahun ini adalah pertama kalinya dilaksanakan si SMPN 1 Kundur. Kegiatan ini merupakan hasil dari program dari sekolah mengaji pada setiap hari jumaat. Menurutnya, para siswa setiap pagi hari jumat mengaji selama 30 menit. Kedepan Program sekolah mengaji akan ditargetkan lahirnya para qori maupun nantinya juga dapat mencetak para hafiz quran.

Sementara itu, Camat Kundur Sukari mengatakan kegiatan khatam alqur’an ini perlu dilakukan oleh seluruh sekolah lainnya di Kundur, salah satu program yang sangat baik dan mendidik serta juga sebagai program yang dapat membentuk karakter generasi yang qurani.

Sukari juga memberikan aprisiasi dan ucapan terimakasih kepada kepala sekolah dan majelis guru yang telah membimbing peserta didik untuk mampu membaca al quran dengan baik.

” Saya ucapkan terimaksih dan penghargaan kepada kepala sekolah dan guru serta orang tua siswa yang telah menyelenggarakan kegiatan khatam Quran ini. Selamat kepada anaku peserta khatam. Semoga menjadi anak yang soleh dan solehah, berilmu dan berakhlak mulia,” tutur Sukari.

Kedepan Sukari berharap, melalui kegiatan sekolah mengaji ini akan mampu melahirkan para penghafal Alqur’an (hafiz dan hafizoh). Dalam tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada 50 anak yatim dan kurang mampu. Sumbang tersebut merupakan infaq para guru dan siswa setiap hari Jumat.

+
Oleh : z
Berita dari Kundur

+