Uang Palsu Rp20 Juta Lebih di Karimun Ditemukan Polisi Tanpa Tuan

Kami pun masih melakukan pendalaman untuk mencari tahu apakah tersangka uang palsu atas nama Jufrisal ini ada kaitannya dengan uang palsu yang kami temukan secara keseluruhan total Rp20.400.000 ini

KARIMUN – Jajaran Satreskrim Polres Karimun juga berhasil mengamankan uang palsu senilai Rp20.400.000 dari beberapa lokasi sejak Maret lalu.

Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Lulik F mengatakan, temuan pertama dilakukan oleh tim dari Polsek Moro yang menemukan uang palsu pecahan Rp100.000 jenis lama sebanyak 30 lembar pada Maret lalu.

Tak lama berselang, tim dari Polres Karimun pun menemukan uang palsu pecahan Rp50.000 sebanyak 190 lembar yang berlokasi di objek wisata Pantai Pelawan Desa Pangke Barat Kecamatan Meral Barat. Dilokasi itu juga Polres Karimun menemukan uang palsu pecahan Rp100.000 sebanyak 77 lembar.

Selain itu, ditemukan juga uang palsu di dua tempat berbeda pertama di salah satu warung kelontong sekitar Bukit Tiung Kecamatan Karimun ditemukan satu lembar uang palsu pecahan Rp100.000, kemudian di warung depan RSUD Muhammad Sani ditemukan satu lembar uang palsu pecahan Rp100.000.

Dengan demikian, total uang palsu yang berhasil ditemukan mencapai Rp20.400.000. Kesemua uang palsu tersebut tidak diketahui siapa pelakunya. Hingga saat ini Polres Karimun masih terus melakukan penyelidikan.

“Kami pun masih melakukan pendalaman untuk mencari tahu apakah tersangka uang palsu atas nama Jufrisal ini ada kaitannya dengan uang palsu yang kami temukan secara keseluruhan total Rp20.400.000 ini,” kata Lulik, Jumat (11/5).

Namun ketika ditanyakan kepada tersangka Jufisal soal temuan uang palsu oleh pihak kepolisian dengan total Rp20.400.000, ia membantah kalau uang palsu tersebut atas ulah perbuatannya.

“Saya tidak tahu kalau yang temuan di Moro dan Pantai Pelawan itu termasuk semua uang yang ditemukan di dua warung lainnya. Saya tidak bekerjasama dengan saiapapun,” katanya.(*)