TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin upacara peringatan hari jadi ke 24 Provinsi Kepri tahun 2026, di Halaman Gedung Daerah Provinsi Kepri Tanjungpinang, Kamis (24/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakna, genap berusia 24 tahun Provinsi Kepri terus meneguhkan komitmen untuk membangun daerah yang maju, makmur dan merata, dengan bertumpu pada kekuatan sejarah, budaya Melayu, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Kata Ansar Ahmad, hari jadi ke-24 bukan sekadar momentum seremonial, melainkan refleksi perjalanan panjang sekaligus tekad untuk menjemput masa depan dengan kerja nyata.
“Momentum ini merupakan refleksi bersama atas perjalanan panjang dan menuntut kita untuk senantiasa bergandengan tangan, memperkuat kebersamaan, serta mengesampingkan perbedaan demi merawat amanah negeri,” ujar Ansar Ahmad.
Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri secara konsisten menjalankan berbagai program strategis, untuk mewujudkan Kepri yang maju, makmur, dan merata. Di antaranya penataan dan rencana pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, pengiriman 50 muballigh ke pulau-pulau terluar, bantuan rumah ibadah untuk 237 penerima manfaat, serta insentif keagamaan bagi 13.348 penerima manfaat.
Di bidang kesehatan dan pendidikan, Pemprov Kepri juga menjalankan berbagai program, mulai dari fasilitas Rumah Singgah Jakarta dan Batam, bantuan JAMKESDA, pembangunan dan pemenuhan sarana-prasarana sekolah, SPP gratis, transportasi siswa darat dan laut, hingga beasiswa bagi 1.212 mahasiswa Kepri. Pemerintah daerah juga memberikan bantuan biaya pendidikan bagi 58 dokter spesialis dan subspesialis untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga medis.
Sementara di sektor ekonomi dan perlindungan masyarakat, program subsidi bunga margin nol persen telah disalurkan sejak November 2021 hingga Agustus 2026 sebesar Rp56,1 Miliar, kepada 2.126 UMKM. Program Kepri Terang hingga Desember 2025 juga telah menjangkau pemenuhan listrik dasar bagi 14.340 rumah tangga di tujuh Kabupaten dan Kota.
Berbagai program tersebut menurut Ansar Ahmad, turut mengiringi capaian indikator makro pembangunan daerah.
Pertumbuhan ekonomi Kepri secara year-on-year pada Triwulan II 2026 mencapai 6,99 persen. Capaian tersebut menempatkan Kepri pada peringkat pertama di Sumatera dan peringkat ketiga nasional.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri pada 2025 juga mencapai 80,53 poin, menempatkan Kepri di urutan pertama se-Sumatera dan ketiga tertinggi secara nasional. Sementara persentase penduduk miskin pada Maret 2026, berhasil ditekan menjadi 4,09 persen, yang disebut sebagai angka terendah Kepri sejak 2021.
Dari sisi investasi, realisasi investasi semester I tahun 2026 mencapai Rp40,38 Triliun atau 168 persen dari target daerah sebesar Rp24,10 Triliun. Capaian tersebut juga telah memenuhi 94,32 persen, dari target nasional semester I sebesar Rp42,81 Triliun.
Ansar Ahmad juga menyampaikan, berbagai capaian pembangunan tersebut turut mengantarkan Provinsi Kepri meraih 112 penghargaan nasional dan internasional.
Beberapa di antaranya adalah masuknya pantun sebagai warisan budaya tak benda UNESCO, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 16 kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada 2025, serta peringkat ketiga nasional kategori pemerintah Provinsi dalam penilaian kinerja Monitoring Center for Prevention (MCP), atau Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) 2024 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Capaian pembangunan yang telah diraih, menghadirkan perspektif secara objektif dengan meraih 112 penghargaan nasional dan internasional,” kata Ansar Ahmad.
Dalam rangkaian peringatan hari jadi ke-24 tersebut, Pemprov Kepri juga memberikan penghargaan kepada 25 penerima yang dinilai berprestasi, termasuk atas kontribusi dalam mendukung pembangunan daerah dan pengungkapan kasus narkoba.
Selain itu, diserahkan pula bantuan keuangan khusus kepada lima Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepri, sebagai bagian dari dukungan pemerintah provinsi terhadap pembangunan di daerah.
“Peringatan hari jadi ke-24 Provinsi Kepri menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, dan meneguhkan langkah pembangunan menuju Kepri yang maju, makmur, merata, dan berkelanjutan,” pesan Ansar Ahmad mengakhiri sambutannya.
Turut hadir dalam upacara peringhatan HUT ke 24 Kepri atnara lain Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura yang bertugas sebagai pembaca visi dan misi Provinsi Kepri, jajaran OPD Pemprov Kepri, tokoh masyarakat Kepri, tokoh agama Kepri Forkopimda Kepri dan lainnya.(*)























































