TANJUNGPINANG – Jelang pelaksanaan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Museum dan Monumen Bahasa, Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Sekretaris Daerah Misni, berziarah ke Makam Raja Ali Haji di Pulau Penyengat Tanjungpinang, Rabu sore (23/9/2026).

Sebelum berziarah, Ansar Ahmad bersama rombongan terlebih dahulu meninjau persiapan di Balai Adat Pulau Penyengat. Setelah itu, menuju Makam Engku Puteri untuk memanjatkan doa, kemudian melanjutkan ziarah ke Makam Raja Ali Haji. Di kedua makam tersebut, Ansar Ahmad memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh yang memiliki peran penting, dalam sejarah dan kebudayaan Melayu.

Bagi Ansar Ahmad, ziarah tersebut memiliki makna tersendiri, terlebih Pulau Penyengat memiliki hubungan kuat dengan perjalanan sejarah, bahasa dan kebudayaan Melayu di Kepri.

“Kita berziarah dulu, mendoakan para pendahulu, mudah-mudahan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa ini juga mendapat keberkahan dan bisa menjadi warisan untuk generasi kita ke depan,” kata Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad berharap, pembangunan Museum dan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat dapat menjadi ruang, untuk mengenalkan sejarah perkembangan bahasa sekaligus merawat warisan budaya Melayu kepada generasi mendatang.

Ansar Ahmad mengatakan, pembangunan tersebut bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya menjaga sejarah dan identitas kebahasaan Kepri.

“Karena itu, kelancaran proses pembangunan membutuhkan persiapan yang terencana serta dukungan berbagai pihak,” ujarnya.(*)

Previous articleBNN RI Musnahkan Barang Bukti Dari 12 Kasus Narkotika, 25 Tersangka Diamankan
Next articleAnsar Ahmad Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke 24 Tahun Provinsi Kepri