Doa Selamat tanda dimulainya kegiatan ibadah masjid Hijr Ismail Islamic Centre Pulau Kundur, Kamis, (02/07/2020).
Doa Selamat tanda dimulainya kegiatan ibadah masjid Hijr Ismail Islamic Centre Pulau Kundur, Kamis, (02/07/2020).

Tanjungbatu –Islamic Centre Pulau Kundur yang berdiri di Paya Togok Tanjungbatu Kota, kedepan areanya akan ditata dan dikembangkan sebagai tempat pemukiman baru diwilayah Kundur, seperti pembangunan rumah tahfis, rumah imam, rumah penjaga masjid, ibtidaiyah dan tsanawiyah, yang akan dibangun secara bertahap.

Wacana itu disampaikan Bupati Karimun, H Aunur Rafiq, usai Doa Selamat tanda dimulainya kegiatan ibadah masjid Hijr Ismail Islamic Centre Pulau Kundur, Kamis, (02/07/2020).

“Kita sudah bangun Masjid berikut Yayasannya, kemudian kita bangun gedung pertemuan IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia.red*) sebagai sekretariat bersama ormas-ormas Islam. Kedepannya kita akan bangun rumah tahfis, rumah imam, rumah penjaga masjid, ibtidaiyah dan tsanawiyah,” kata Rafiq.

BACA :  Akhir Tahun 2020, Seluruh Honorer Akan Menjadi Honor Kontrak

Tak jauh dari  Islamic centre atau disekitaran itu, kata Rafiq, juga akan dibangun sebuah obyek wisata kuliner yang menghadap ke laut, sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Karimun tidak hanya membangun tempat sarana ibadah, namun juga membangun dibidang lainnya sesuai empat azam Kabupaten Karimun.

“Selain membangun sarana tempat  ibadah, pemkab karimun juga membangun sarana penunjang perekonomian seperti pasar, pembangunan jalan, pembangunan dibidang kesehatan seperti Puskesmas, dan pembangunan sekolah dibidang pendidikan. Semua empat azam dari pemerintah Kabupaten Karimun, walau sedikit, namun tetap ada dilakukan. Dan itu tidak hanya di pulau Kundur, namun juga di kecamatan-kecamatan lain,” katanya.

BACA :  Aunur Rafiq Setia Dengan Anwar Hasyim, Kembali Berpasangan Maju di Pilbup Karimun

Dalam kesempatan itu Bupati Karimun menyampaikan terimakasihnya kepada masyarakat Kundur yang telah menyumbangkan idenya dalam pembangunan Islamic centre tersebut. Rafiq juga menyampaikan keinginannya dalam peresmian Islamic Centre itu dilakukan oleh menteri Agama RI.

“Kemarin setelah kita koordinasi, bapak menteri telah bersedia untuk hadir. Namun oleh karena wabah covid, hal tersebut menjadi tertunda. Saat ini kita masih menunggu waktu pak menteri kapan untuk bisa hadir,” ujar Rafiq.