Dihadang Massa, Pengurus Pusat GP Ansor Gagal Masuk Ke Karimun

Karimun – Sejumlah Pengurus Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, belum sempat injakkan kakinya di Bumi Berazam Karimun, langsung disuruh pulang oleh ratusan massa yang menghadang di pelabuhan domistik Tanjungbalai Karimun, Jum’at (28/09/18).

Massa secara spontan berteriak saat Pengurus GP Ansor keluar dari kapal ferry Dumai Expres ke ponton pelabuhan, pada pukul 08:50 WIB.

Teriakan massa terus bersautan, sementara sejumlah pengurus tampak cuek dan terus naik tangga pelabuhan dengan penjagaan ketat aparat Kepolisian.

Namun, saat mereka ingin masuk ke pintu dermaga, ratusan massa tampak mulai memanas.
Pintu masuk yang terbuat dari besi itupun tidak sempat mereka buka, karena dihadang ratusan massa yang berjaga.

Sempat terdengar perdebatan antara pengurus GP Ansor pusat dengan tokoh pemuda dan ormas setempat.

Untuk menjaga hal-hal yang tak diingini, sekira pukul 09:15 WIB, dimana jadwal keberangkatan kapal tujuan Batam, sejumlah pengurus GP Ansor itupun diminta oleh petugas Kepolisian untuk dapat meniggalkan Karimun.

Massa mulai mereda, setelah kapal MV Oceana lepas sandar dari pelabuhan, sekira pukul 09:20 WIB.

Massa yang tergabung dalam sejumlah Ormas di Karimun, akhirnya membubarkan diri, dan bergerak menuju rumah dinas Bupati Karimun.*