Umi Kalsum, Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, saat menutup Festival Musik Anak Negeri, di Sawang Kundur Barat, Sabtu malam (29/30/18).
Umi Kalsum, Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, saat menutup Festival Musik Anak Negeri, di Sawang Kundur Barat, Sabtu malam (29/30/18).

Sawang – Festival Musik Anak Negeri yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri di panggung terbuka samping kantor Camat Kundur Barat di Sawang, tadi malam telah ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesenian, Umi Kalsum.

Ucapan terima kasih disampaikan Umi Kalsum kepada masyarakat sepulau Kundur, khususnya masyarakat di Kundur Barat Kabupaten Karimun, karena terselenggaranya ajang persembahan bakat seni daerah, melalui Festival Musik Anak Negeri.

“Tahniah juga kami sampaikan kepada camat Kundur Barat, atas fasilitas yang telah diberikan, juga kepada seluruh peserta, musisi dan seniman yang terus kreatif serta semangat dalam mengembangkan nilai-nilai seni dan budaya kita, kemelayuan Kepulauan Riau. Tidak hanya itu, festival ini juga merupakan ajang silaurrahmi,” ucap Umi Kalsum, Sabtu malam (29/09/18).

BACA :  Malam Ini, Final Festival Musik Band Tingkat Provinsi Kepri di Sawang

BACA: Malam Ini, Final Festival Musik Band Tingkat Provinsi Kepri di Sawang

Selanjutnya, Camat Kundur Barat, Murnizam, sangat mengapresiasi panitia penyelenggara yang memberikan kesempatan kegiatan Festival Musik Anak Negeri berlangsung diwilayahnya itu. Ia juga berharap kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, untuk kembali menggelar acara serupa di wilayahnya Kundur Barat.

“Semoga kedepannya, Kecamatan Kundur Barat kembali mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah pada kegiatan-kegiatan Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri,” ucap Murnizam.

Dalam pantauan, ribuan warga hadir menyaksikan festival tersebut, terlebih pada malam terakhir. Mereka yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Kundur Barat, tapi juga dari sejumlah Kecamatan yang ada di Karimun. Antusias mereka sangat beralasan, karena merupakan even pertama kali digelar diwilayah tersebut. Terlihat sebagaian mereka tidak hanya sekedar menonton acara, tapi juga sambil bersantai di warung-warung warga yang berjejer rapi tak jauh dari panggung. Kondisi demikian tak ubah halnya seperti pasar malam. Kurang lebih 25 warung dipenuhi pembeli yang duduk-duduk santai menyaksikan selama acara berlangsung. Walau kegiatan dua hari itu cuma sekejap, secara ekonomi tentu saja sangat membantu warga setempat.*

BACA :  Malam Ini, Final Festival Musik Band Tingkat Provinsi Kepri di Sawang

Pengumuman Nama Pemenang Peserta Lomba Festival Musik Anak Negeri Tingkat Provinsi Kepri