Loading...
Home Kepri Kundur

Gema Takbir dan Festival Bedug tiap menyambut Hari Raya Idul Adha.

Melalui Festival Bedug ini dapat menjaga dan memelihara budaya-budaya lokal karena dunia hiburan saat ini penuh dengan budaya barat.

Festival bedug dan takbir
Festival bedug dan takbir

Kundur News – Tanjungbatu – Seperti tahun sebelumnya, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Kundur yang berkerjasama Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Kundur kembali menggelar Gema Takbir dan Festival Bedug tiap menyambut Hari Raya Idul Adha.

Ribuan warga Kundur memadati halaman Balai Pemuda Seni dan Budaya Tanjungbatu Kota untuk menyaksikan kebolehan para peserta dari masing-masing Kelurahaan dan Desa (23/09/15). Melantunkan takbir juga diiringi dengan pukulan beduk dalam memasuki hari raya idul adha 1436 Hijriah.

Kegiatan festival bedug sangat berhasil dalam mengaungkan malam takbiran tanpa harus konvoi dengan menggunakan kendaraan sperti tahun- tahun sebelumnya. Sebanyak 9 kelompok yang terdiri dari utusan Kelurahan Tanjungbatu Kota, 2 kelompok Kelurahan Tanjungbatu Barat 2 kelompok, Kelurahan Gading Sari 2, Desa Sei. Sebesi 1 kelompok, Desa Sei. Ungar 1 kelompok dan Desa Lubuk 1 kelompok yang sudah memastikan untuk ikut ambil bagian dalam kompetensi tersebut.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakanmenag) H. Afrizal mengatakan kegiatan ini sangat bernilai positi bagi para pemuda. Ditengah arus globalisai ini peran pemuda dalam meningkatkan kualitas ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Melalui Festival Bedug ini dapat dijadikan sebagai media untuk menjaga dan memelihara budaya-budaya lokal. Dunia hiburan saat ini penuh dengan budaya barat sehingga banyak budaya lokal termasuk seni Islam yang mulai tidak dikenali oleh anak-anak kita. Ajang ini bisa dimanfaatkan untuk menjaga sekaligus memperkenalkan kepada generasi penerus,”ujar H. Afrizal saat membuka Festival Takbir dan Beduk, Rabu (23/8) malam.

Sementara itu, Camat Kundur Sukari, untuk mengingatkan warga yang meramaikan pembukaan festival tersebut agar dapat untuk terus menjaga keharmonisan.

“Saya sekaligus meminta agar warga Kundur untuk terus menjaga keharmonisan hubungan baik yang telah terjaga selama ini antar semua komponen yang ada dalam masyarakat Kundur. Mari kita bingkai tali persaudaraan dan tetap dalam bingkai kesatuan dan kesatuaan,” harap Sukari.

Festival bedug yang berlangsung sejak dua tahun ini sekaligus bukti komitmen Pemerintah Kecamatan Kundur dan PHBI untuk terus mensyiarkan agama Islam di bumi berazam ini.
Dalam Festival tersebut kembali Remaja Masjid Akbar Tanjung Sari Kelurahan Gading Sari juara pertama. Ditempat kedua Unta Dari Desa Sei. Sebesi dan ditempat ketiga Remaja Masjid KM 8 Kelurahan Tanjungbatu Barat.

+

Oleh :z