Gubernur Kepri Ansar Ahmad meresmikan Listrik Masuk Desa di Kabupaten Natuna, Jumat (22/10)

NATUNA – Gubernur Kepri Ansar Ahmad kembali meresmikan Listrik Masuk Desa, jika sebelumnya diresmikan program listrik masuk desa di Desa Tulang Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun, maka kali ini peresmian serupa dilakukan di Kabupaten Natuna pada dua dusun, Jumat (22/10).

Dua dusun yang kini mulai terang benderak di Kabupaten Natuna yakni Dusun Binjai dan Dusun Harapan Jaya.

Dalam kesempatan itu Ansar Ahmad mengatakan, peresmian listrik tersebut sebagai bentuk kehadiran pemerintah ditengah masyarakat, dalam memenuhi berbagai kebutuhan dasar salah satunya adalah dibidang kelistrikan.

“Kita patut bersyukur karena banyak infrastruktur yang dibangun di Natuna, dan salah satunya dibidang kelistrikan. Kita gesa terus program listrik masuk desa. Tujuannya agar Kepri terang benderang, Kepri cerdas dan Kepri sejahtera,” kata Ansar.

Selain listrik, infrastruktur jalan juga banyak yang dibangun di wilayah Natuna oleh Pemprov Kepri. Pembangunan infrastruktur jalan ini juga membantu memudahkan PLN untuk mengembangkan jaringannya, baik yang bertenaga rendah maupun menengah.

Dikatakan Ansar, jika program Kepri terang sukses terlaksana, maka semua masyarakat pulau bisa dipenuhi kebutuhan listriknya melalui PLN. Dan untuk meringankan beban masyarakat dapat melibatkan perusahaan baik perorangan maupun BUMN yang ada, bekerjasama dengan pemerintah setempat.

“Dan ahamdulillah disini ada SKK migas, yang bisa kita dorong untuk membantu pembiayaan ini, agar PLN yang mengatur beberapa banyak rumah yg harus dialiri listrik,” ujar Ansar lagi.

Seperti diketahui sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad telah meresmikan program aliran listrik masuk desa, di Desa Tulang Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun, pada Rabu pekan lalu (13/10).

Pada kesempatan itu, Ansar mengatakan jika Pemprov Kepri bersama PLN UP3 Cabang Tanjungpinang, berkomitmen untuk mengalirkan listrik ke seluruh desa di Kepulauan Riau, sehingga masyarakat bisa menikmati aliran listrik secara menyeluruh.

“Kepri Terang ini menjadi target yang terus kita kejar, tahun ini kita menargetkan 15 desa bisa masuk listrik. Perkembangannya saat ini sudah 12 desa yang dialiri listrik pada bulan Oktober, sisanya tiga desa lagi kita selesaikan sampai akhir Desember nanti,” ujarnya.(*)