Jangan Remehkan Penyakit Mata AnakKOORDINATOR Yayasan Rumah Kita, Ingrid Lolita menilai, pemahaman tentang penyakit mata, terutama bagi masyarakat di

daerah seluruh Indonesia sangatlah rendah.
Hal itu membuat banyak pasien, terutama anak-anak, sudah terlambat untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit.
Ingrid Lolita juga menilai, pemahaman untuk orang tua mengenali penyakit mata yang dialami anaknya rendah sekali. Orang tua lebih memahami penyakit tersebut adalah penyakit yang tidak berbahaya.
“Ya sebatas penyakit ringan saja pemahaman dari orang tua, terutama mereka yang berada di daerah, sehingga saat melakukan pemeriksaan keadaannya sudah terlambat bahkan ada yang sangat terlambat,” ujar Ingrid.
Ia mengharapkan agar Dinas Kesehatan dan dokter yang ada di daerah untuk bisa memberikan pengetahuan atau pemahaman melalui sosialisasi kepada masyarakat.
Karena sudah banyak korban lantaran penyakit mata yang sudah telat dibawa ke rumah sakit.
“Terutama sekali adalah kanker mata atau penyakit retino. Pada awalnya memang hanya terlihat bintik merah di matanya’’.
‘’Namun kalau terlambat akan bisa pecah sehingga anak tersebut tidak bisa disembuhkan lagi hingga akhirnya mengalami kebutaan,” pungkasnya. (oji/jpnn