Home Featured Kades Sekayan Apresiasi Kegiatan Pentas Seni dan Pameran yang Di Taja SMP 4 Kemuning

Kades Sekayan Apresiasi Kegiatan Pentas Seni dan Pameran yang Di Taja SMP 4 Kemuning

0
Kades Sekayan Apresiasi Kegiatan Pentas Seni dan Pameran yang Di Taja SMP 4 Kemuning

Sekayan – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kemuning menggelar kegiatan hasil kreatifitas siswa yang dikemas dalam sebuah tema besar ‘Parenting Day’ Gebayar Pentas Seni dan Pameran, Kegiatan berupa pentas seni yang dipadu dengan bazaar dan pameran ini digelar di halaman sekolah SMP Negeri 4 Kemuning Desa Sekayan yang juga dihadiri oleh anggota DPRD Inhil Buono Abdi, Kepala Desa Sekayan, Korwil kemuning dan juga seluruh kepala sekolah SMP dan SD yang ada di kecamatan kemuning.

Parenting Day Gebyar Pentas Seni dan Pameran yang berlangsung
selama sehari, Senin (21/03) ini,
melibatkan seluruh siswa-siswi SMP Negeri 4 Kemuning. Dalam kegiatan ini, selain menunjukkan talenta dan bakat seni diatas panggung, mereka juga memamerkan hasil karya berupa
kerajinan tangan dalam stand yang sudah disiapkan.

Kepala SMP Negeri 4 Kemuning, Dedi Surahman, S.pdi menyampaikan terkait kegiatan ini menjelaskan, kegiatan ini merupakan terobosan baru dalam kurikulum dalam rangka penguatan pendidikan karakter.

Tujuannya lanjut dia, sebagai ajang
untuk mengolah kemampuan, bakat,talenta anak-anak baik di bidang seni,maupun di bidang prakarya, berupa
kerajinan kecil yang mereka bisa
lakukan dari mata pelajaran prakarya
itu sendiri.

Sementara itu Kepala Desa Sekayan JUMADI dalam sambutannya memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Kepala SMP Negeri 4 Kemuning dan kepada seluruh guru SMP Negeri 4 Kemuning dengan terselenggaranya kegiatan Parenting Day Gebyar Pentas Seni dan Pameran.

“ini adalah terobosan kurikulum yang sangat luar biasa yang mampu membangun rasa cinta akan budaya sendiri, tetapi pada saat yang sama mampu memperkuat program pendidikan karakter, bahwa didalam
pentas seni dan prakarya mereka
harus berbaur satu sama lain, tanpa
membeda-bedakan suku, agama,
maupun kelompok atau golongan.

“Selain itu, program pendidikan karakter yang kita harapkan ini kedepannya bisa menciptakan generasi-generasi yang siap untuk membangun Desa dengan segala kemampuan dan talenta yang dimilikinya, sebab membangun suatu Desa bukan cuma membangun dari infrastrukturnya saja, akan tetapi juga membangun Sumber daya manusianya,” ujarnya.*