Kapolsek Apel Ranmor Disnas Untuk Mendukung Oprasional Polsek Kundur

Kundur News – Tanjungbatu –  Pemeriksaan dan pengecekan terhadap kendaraan operasional milik Dinas, baik itu kendaraan Roda 2, dan Roda 4 bertempat di halaman depan Mapolsek Kundur yang dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.

Pemeriksaan kendaraan operasional ini dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan dan kelengkapan Ranmor dinas, saat nantinya dipergunakan dalam menjalankan tugas di tengah-tengah masyarakat, dan kegiatan Pengecekan Ranmor Dinas ini terus dilaksanakan.

Adapun giat pemeriksaan dan pengecekan tersebut dilaksanakan yang diperiksa dan dicek khusus kendaraan roda 2 dan Roda 4 yang diperiksa khusus hanya kendaraan Roda dua dan roda 4 milik inventaris Polsek Kundur Polres Karimun dengan jumlah seluruhnya sebanyak 22 Unit roda dua  dan empat diantaranya 5 roda empat dan 17 unit roda dua semuanya dalam Baik dan 4 unit diantaranya dalam keadaan rusak dan tak layak pakai lagi,

Untuk kendaraan yg layak akan dioptimalkan bagi anggota di lapangan guna menunjang pelaksaan tugas di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Kundur, Kompol Wisnu Edhi Sadono,SH saat melakukan pemeriksaan fisik kendaraan dinas Motor dan mobil patroli di lapangan Mapolsek Kundur saat apel pagi.

“Dengan adanya kendaraan dinas dalam kondisi baik dan siap pakai maka keamanan serta keselamatan personil dalam pelaksanaan tugas akan terjaga,  serta pelayanan kepada masyarakat lebih baik dan cepat,” kata Kompol Wisnu Edhi Sadono, Sh Kamis (14/09).

Kedepan Kapolsek akan melaksanakan program Perpolisian Masyarakat dengan menerapkan satu polisi satu desa di seluruh jajaran Polsek Kundur. Ini sebagai upaya untuk menjamin keamanan bagi masyarakat dan sinergitas kemitraan Polisi dan Masyarakat

“Segera menerapkan program satu polisi untuk satu desa karena banyak manfaatnya. Adanya satu polisi akan memberikan kepastian kenyamanan dan keamanan kepada rakyat di perdesaan. Kalau ada keresahan warga tentu direspon cepat oleh Polri,” tambahnya.

Dia mengatakan, personil polisi yang bertugas di masing-masing desa dapat menjadi mitra dan pengayom bagi masyarakat dalam setiap penyelesaian masalah.  “Polisi harus dapat bertindak sebagai fasilitator dan mitra yang baik,” katanya.*