Kapolsek Kundur Utara-Barat AKP Eddy Suryanto saat berada di lokasi sisa puing ATM yang terbakar di Prayun Kecamatan Kundur Barat, Rabu (17/12)

KARIMUN – Dugaan sumber api yang menjadi penyebab terbakarnya tiga unit mesin ATM di Prayun Kecamatan Kundur Barat, berasal dari korlseting saklar AC.

Hal itu disampaikan Kapolsek Kundur Utara-Barat, AKP Eddy Suryanto, usai melakukan olah TKP atas peristiwa yang terjadi pada Rabu (16/12) 03.30 WIB dini hari kemarin.

“Dugaan sementara dari korsleting listrik. Dari keterangan saksi yang diperoleh, api berasal dari stop kontak AC di ruang ATM. Warga sekitar bersamai-samai memadamkan api dengan peralatan seadanya,” kata Eddy, Rabu (17/12).

Dikatakannya, tiga unit mesin ATM tersebut merupakan milik BNI sebanyak dua unit dan satu unit lagi milik BRI. Dengan jumlah kerugian sekitar Rp900 juta.

“Uang yang ada didalam ATM kemungkinan selamat, namun masih perlu dipastikan dan harus dibuka paksa secara manual. Karena kombinasi kunci digital pada mesin ATM ikut terbakar,” jelasnya.

Seperti diberitakan, kebakaran tiga unit mesin ATM terjadi di Prayun Kecamatan Kundur Barat, Rabu (16/12), sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.

Warga sekitar sempat mendengar ada ledakan kecil dalam kebakaran tersebut. Setelah kaca pecah pada ATM centre, warga baru dapat saling bekerjasama memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.(*)