Mobil Jenazah yang rusak
Mobil Jenazah yang rusak

Tanjungbatu – Hasil konfirmasi Kundur News ke Bendahara Kecamatan Kundur, Bahtiar, Pemerintah Daerah telah mengucurkan dana untuk biaya perawatan mobil, sebesar Rp 50.000.000,-

Besaran dana tersebut lebih kecil separuh dari Informasi yang diperoleh yakni sebesar Rp 100.000.000,-. Namun Bendahara Kecamatan Kundur itu mengklaim Rp 50.000.000,-.

“Rp 50.000.000,- itu untuk biaya perbaikan mobil Patroli Pol PP, mobil Damkar, dan mobil Jenazah. Mobil Damkar dan mobil Jenazah kita lakukan service body dan pengecatan di bengkel Ady, sedangkan perbaikan spare part mobil jenazah dan mobil Partoli Pol PP di bengkel Madi,” kata Bahtiar.

BACA :  Sudah 3 Bulan Mobil Jenazah Rusak, Pihak Kecamatan Diduga Sengaja Tak Perbaiki

Bengkel Ady, saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah melakukan service body untuk kendaraan Damkar dan mobil Jenazah dengan melakukan pengecatan.

“Mobil Damkar selain kita las kita cat juga. Begitu juga dengan mobil jenazah,” kata Ady, Jum’at (09/07/2021).

Ady menerangkan, untuk kedua mobil, mobil Damkar (pemadam Kebakaran) dan mobil Jenazah, pihak Kecamatan Kundur melakukan pembayaran non tunai (transfer) ke Ady, sebesar kurang lebih Rp 20.000.000,-

BACA :  Setelah Diberitakan, Mobil Jenazah Kecamatan Kundur Akhirnya Selesai Diperbaiki

“Saya terima transfer kurang lebih 20 juta, angka pastinya saya lupa. Itu hanya untuk service Damkar dan Mobil Jenazah. Sedangkan kerusakan spare part saya tidak tahu berapa harganya, karena Bahtiar sendiri yang belanja,” kata Ady.

Sampai saat ini tidak diketahui pasti berapa jumlah biaya yang dikeluarkan oleh Bendahara Kecamatan untuk biaya spare part tersebut, sehingga mobil jenazah tidak kunjung diperbaiki.*

Previous articleSudah 3 Bulan Mobil Jenazah Rusak, Pihak Kecamatan Diduga Sengaja Tak Perbaiki
Next articleSilaturahmi Ke Mapolsek Teluk Belengkong Dan Pulau Burung, Kapolres Inhil Salurkan Sembako Kepada Masyarakat