Ilustrasi BBM
Ilustrasi BBM

Kundur News –

Sebagian masyarakat mungkin cenderung pesimistis penurunan harga bensin yang mulai berlaku hari ini bisa segera meringankan beban pengeluaran mereka. Sebab, penurunan sebesar Rp 500 per liter boleh dibilang tak signifikan.

“Bagus sih turun Rp 500 per liter, tapi nanti sekalinya dinaikin jadi Rp 1.000 per liter, kan sama saja bohong,” ujar ibu rumah tangga bernama Evi saat berbincang dengan merdeka.com di toko distributor bahan pokok, Bekasi, Jumat (1/4).

Evi belum mendapati sinyal harga bahan pokok bakal mengikuti penurunan harga bensin. Biasanya, dia sudah bisa merasakan perubahan harga bahan pokok tiga hari sebelum terjadi penyesuaian harga bensin.

“Hingga saat harga bensin turun, biasanya ada harga kebutuhan dapur yang turun,” kata ibu beranak dua tersebut.

Hal senada diungkapkan Rini. Ibu rumah tangga satu ini masih harus membayar ongkos transportasi dengan besaran yang sama.

“Harga BBM turun, tapi nggak begitu terasa. Saya naik angkot harganya masih sama, belum belanja di pasar harga-harga sayur dan lainnya juga masih sama.” demikian seperti yang tulis merdeka.com