Lalai. Sekoci Kapal PT Pelni, KM Lawit Terjun Ke Laut !

Kundur News – Anambas – KM Lawit, Kapal Motor transportasi laut yang mengangkut penumpang dengan rute Tanjung Priok, Jakarta-Belinyu, Bangka Belitung-Kijang, Kabupaten Bintan-Letung-Tarempa (Kabupaten Kepulauan Anambas)-Natuna-Midai-Serasan-Pontianak serta Surabaya dengan kapasitas besar dan jumlah penumpang yang tidak sedikit ini, pada sabtu (14/11/15) saat bersandar dan akan berangkat meninggalkan pelabuhan Tarempa, Anambas Kepulauan Riau, dikejutkan dengan jatuhnya skoci ke laut dengan tiba-tiba.

Jatuhnya sekoci yang hanya bergantung ini, tentu saja membuat para penumpang yang berada di dalam kapal yang akan bersiap siap untuk berangkat merasa kaget serta panic. Betapa ledakan keras tersebut muncul dengan tiba-tiba ketika Skoci jatuh menghantam badan kapal hingga ke permukaan laut.

Setelah diketahui, salahsatu dari sekoci yang berada dilambung kanan kapal milik PT Pelni ini, lepas begitu saja dari ikatannya.

Salah seorang penumpang kapal, sebut saja Marzuki mengatakan, dirinya kaget bukan kepalang dengan adanya suara keras seperti halnya suara sebuah bom yang meledak.

“Keras bang suaranya, kapal ini pun sempat goyang dan oleng. Kami semua sempat panik juga bang, kirain kapal ini yang mau tenggelam,” tuturnya secara spontan, Sabtu di (14/11/2015).

Lanjut dirinya menyebutkan, bahwa ia tidak sempat melihat langsung kejadian tersebut dikarenakan sedang berada di deck/lantai 5 sebelah kiri kapal KM Lawit.

“Itu kan reflek bang, saya berada di lambung sebelah kiri, sekoci tersebut dilambung sebelah kanan kapal. jadi kedengaran bunyinya saja. Pas dilihat ke tempat kejadian, sekoci tersebut dah tergantung-gantung mau jatuh ke laut gitu,” bebernya.

Kapal Pelni Diduga Kurang Perawatan. Sangat Membahayakan Penumpang.

Dari hasil pantauan dilapangan, lepasnya skoci dari ikatan kapal, diduga tali perseneling (Tali untuk ikat-red) sekoci kapal KM. lawit ini putus karena tidak kuat lagi menahan beban sekoci tersebut. Diduga tali tersebut sudah berkarat dimakan usia.

Oleh : FD